| Selasa, 24 April 2007 | OLAHRAGA |
Persib Khawatir Ulah BobotohBANDUNG - Menjelang pertandingan berat melawan Persija Jakarta, Selasa (24/4) ini, tuan rumah Persib Bandung justru pusing dengan kelakuan bobotoh-nya. Manajer Persib, Yossi Irianto bahkan sampai perlu menggandeng pentolan-pentolan kelompok pendukung Persib, Viking, untuk menggelar jumpa pers di Rumah Makan BMC Bandung, kemarin. Dalam acara itu, panitia pertandingan dan jajaran pelatih Persib dihadirkan. Dia berharap bobotoh mengubah perilakunya dengan memperlakukan skuad Macan Kemayoran secara pantas. Selama ini, suasana panas pertemuan kedua tim kerap merembet jauh ke barisan suporter. Di Bandung, bobotoh tak segan meneror tempat menginap Persija. Tak hanya itu, pada dua musim sebelumnya, bek sayap tim ibukota itu, Ismed Sofyan sempat mendapat bogem mentah dari pendukung Persib. Sejak itu, Persija jarang melakukan uji lapangan termasuk kemarin. "Sudah saatnya bobotoh mengubah paradigma dalam mengekspresikan dukungan. Lebih baik mereka mengamankan pertandingan. Mereka mesti melihat perjalanan Persib ke depan. Nasib Persib tidak bergantung pada satu pertandingan ini saja. Masih banyak pertandingan yang harus dijalani. Kalau terkena sanksi akibat kelakuan buruk suporter, jelas ini menjadi alamat buruk," katanya. Pernyataan Yossi tidak bisa dilepaskan dari performa tim berjuluk Maung Bandung itu, yang akhir-akhir ini menunjukkan grafik menggembirakan. Saat ini, Suwita Patha dkk menjadi pemuncak klasemen. Dengan modal seperti itu, wajar jika kubu Persib berkepentingan untuk menjaga sukses tersebut. Tak sebatas itu, mereka pun ingin mematahkan mitos buruk selama bermain di kandang melawan Persija. Dalam tiga musim terakhir, Persib lebih sering mencatat hasil imbang. Mereka tak ingin tekad tersebut menjadi berantakan akibat kelakuan pendukungnya. Sedang Bagus Asisten pelatih Jajang Nurjaman menilai kondisi timnya saat ini tengah bagus. Ulah tidak simpatik bobotoh bakal merusak target pencapaian mereka di laga terakhir putaran pertama itu. "Apapun hasilnya, kami siap menerima. Tapi kami tak mau menang jika lawan tampil dengan kondisi sisa-sisa akibat teror ganas suporter," tandasnya. Suasana tim yang kondusif disampaikan striker Redouane Barkaoui. Pemain asal Maroko itu menyebut, rekan-rekannya siap membuat sejarah saat menghadapi Persija. "Kami hanya tinggal menjaga motivasi bermain, insya Allah hasil maksimal dapat kita peroleh," katanya. Ketua Viking, Heru Djoko menyatakan pihaknya siap menjawab harapan tim. "Partai besok melawan Persija akan menjadi bukti komitmen kami atas perubahan sikap bobotoh dalam memberikan dukungan," tuturnya didampingi pimpinan distrik se-Bandung Raya. Ketua Panpel, Bambang Sukowiyono menjelaskan, pihaknya mengerahkan aparat lebih banyak dibanding saat menggelar pertandingan reguler sebelumnya. Sedikitnya 2.100 personel akan diturunkan. Konsentrasi aparat berada di luar stadion untuk mencegah penonton tanpa tiket menerobos masuk. Selain itu, Panpel menyediakan dua layar lebar di Lapangan Saparua dan Persib, tak jauh dari stadion. (dwi-40) |