logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 24 April 2007 OLAHRAGA
Line

Persiapan Title Fight Kelas Ringan Yr PABA

Roy Mukhlis Dikeroyok 5 ''Tukang Pukul'' Asia

TAMPAKNYA HM Sutan Rambing tak mau main-main dalam mempersiapkan petinjunya Roy "The Snipper" Mukhlis (1 PABA) yang akan menantang "Hiu Thailand" Aree Phosuwan (2 PABA) di pentas perebutan gelar Asia versi PABA (Pan Asian Boxing Association) kelas ringan yr (58,9 kg) di Jakarta, 27 April mendatang. la tak mau mengecewakan Wali Kota Semarang H Sukawi Sutarip dan Gubernur H Mardijanto yang turut mendukung moril dan materiil title fight Asia tersebut.

Sederet petinju tangguh kaliber Asia seperti Hero Katili (mantan juara Asia PABA kelas ringan) dari JK Dobeli BC Jakarta, Joey De Richardo (mantan juara IBF Asia Pan Pasific kelas ringan) dari Adrenalin BC Jakarta, Ramona Purba (juara nasional KTI dan 5 OPBF kelas ringan) dari Benteng BC Tangerang, Monte Negro (juara nasional dan 7 PABA kelas bulu) dan Richard Samosir (9 PABA kelas bantam), dijadikan mitra tanding Roy di Lembang (Bandung).

Mereka dipaksa mengeroyok atlet sasana Bank Buana Indonesia (BBI) Semarang secara bergantian. Sebagai contoh Senin pekan lalu, Hero dan Richardo mendapat jatah masing-masing enam ronde untuk menghabisi Roy. Di lain hari, Richardo dan Ramona, menantang Roy dalam jumlah 12 ronde. Kemudian di lain kesempatan Hero, Monte Negro dan Richard mengeroyok Roy dengan jatah masing-masing empat ronde (total 12 ronde).

Mendapat tekanan bertubi-tubi dari mitra tandingnya, Roy bergerak menghindar ke kiri-kanan maupun mundur secara lentur, sehingga berondongan pukulan keras lawan tandingnya menembus angin. Sebaliknya serangan balasan Roy berupa straight kanan, jab kiri, maupun hook kiri-kanannya yang keras secara deras menghajar perut dan kepala lawan.

Bila ditotal dalam acara mitra tanding, Roy telah merampungkan target 200 ronde. Dan itu sudah merupakan persiapan yang lebih dari cukup untuk sebuah kejuaraan Asia. Dalam mitra tanding tersebut, mereka diplot bergaya fighter yang merupakan gaya petinju Thailand yang mempunyai tinggi badan 166 cm. Sedangkan Roy (174 cm) bergaya boxer-fighter, berubah-ubah gaya di setiap rondenya, ini penting untuk mengecoh lawan. Apalagi menghadapi fighter Thailand yang biasanya tahan pukul serta mampu melakukan tekanan keras dari ronde ke ronde. Roy mengemas rekor maut 11 menang (10 dengan KO) 1-1, sedangkan Phosuwan 10 kali menang (0 KO)-4-1. (Paulus Noor Mulia-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA