logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 24 April 2007 OLAHRAGA
Line

Setelah Kalahkan Persiku Yr 1-0

Pemain PSISa Yunior Dapat Bonus Rp 10 Juta

SALATIGA - Pemain PSISa Yunior Salatiga, mendapatkan bonus Rp 10 juta dari para penggemar sepak bola di kota Salatiga. Itu setelah mengalahkan Persiku Kudus Yunior dengan skor 1-0, Minggu (22/4) sore, dalam babak penyisihan Piala Suratin 2007 di Stadion Kridanggo Salatiga. Gol tunggal diciptakan Laksana pada menit ke-77 melalui tendangan penalti.

''Bonus tersebut kami peroleh dari beberapa donatur. Kalau nantinya menang dengan Persijap Yr, ya kita beri bonus lagi dari donatur lainnya. Ini untuk merangsang prestasi mereka,'' kata Kabag Hukum Pemkot Salatiga Ucok Kuncoro, kemarin.

Penalti tersebut diperoleh PSISa Yr ketika pemain Persiku Rico menjatuhkan salah satu pemain PSISa di kotak penalti. Sebelum Laksana mengeksekusi gawang lawan yang dijaga Prahita DA, para pemain Persiku sempat memprotes kebijakan wasit Much Lisin dari Semarang. Mereka beranggapan Rico tak melakukan pelanggaran.

Sontak, begitu gawang Prahita jebol, sekitar 2.000 suporter langsung berteriak-teriak kegirangan. Peralatan drum band yang diusung mereka di tribun, ditabuh keras-keras. Kegirangan para penonton di Stadion Kridanggo Salatiga bukannya tanpa alasan.

Bermain Ngotot

Sebab, pada babak pertama, pemain PSISa Yr yang dimotori Prakosa Adi sebenarnya punya peluang sedikitnya tiga kali. Namun, berhubung penyelesaian akhirnya jelek dan kondisi lapangan yang becek lantaran usai hujan, semua bola dapat ditepis Prahita atau keluar gawang.

Jalannya pertandingan yang disaksikan Ucok Kuncoro, Kepala Diklat Ngebul Bambang Siswoyo SPd, dan anggota DPRD Tony Wakum itu, berlangsung cukup menarik. Pasalnya, kedua tim sama-sama tampil ngotot untuk bisa memasukkan gol terlebih dahulu.

Dengan kerja sama yang cukup bagus, kapten PSISa Yr Riyanda Satria dkk punya peluang beberapa kali. Namun, belum berhasil menjebol gawang. Hal sama sebenarnya dilakukan para pemain Persiku Yr.

Saat istirahat, pelatih kepala PSISa Yr Achmad Gunarto dan asistennya Danang Budi Santoso SPd menginstruksikan para pemainnya agar tampil lebih ngotot. Sebab, beberapa kali punya peluang namun tak bisa menghasilkan gol.

''Ini kesempatan bagus bagi kalian untuk tampil di depan warga Salatiga sendiri. Saya minta, pada babak kedua, kalian harus tampil lebih ngotot,'' pinta Gunarto.

Atas instruksi tersebut, sebenarnya Riyanda sudah tampil sekuat tenaga. Tetapi, pihak lawan ternyata tak mau kalah. Mereka tampil keras. Akibat permainan kerasnya, tim Persiku Yr mendapatkan ''hadiah'' kartu kuning, sedangkan sebuah kartu kuning untuk PSISa Yr.

Tiga pemain Persiku Yr yang mendapatkan kartu kuning yakni Dwi Cahyono, Saddam, dan Rico, sedangkan pemain PSISa Yr, Andang P. Atas kemenangannya tersebut, Gunarto menyatakan puas sekali.

Para pemain PSISa Yr mendapatkan bonus uang tunai Rp 10 juta dari beberapa warga Salatiga. Uang sebesar itu, kata Ucok Kuncoro diperoleh dari Bambang Siswoyo Rp 5 juta, dia sendiri Rp 1 juta, Tony Wakum, dan anggota DPRD lainnya. (A2-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA