| Selasa, 24 April 2007 | OLAHRAGA |
PSIS Yr Dilanda Krisis Pemain
SEMARANG- Setelah menang besar 6-0 atas PSIP Pemalang di kandang, Rabu besok PSIS Yunior harus bertandang ke Stadion Widya Mandala Krida, berhadapan dengan Persekap Kabupaten Pekalongan, dalam lanjutan Kompetisi Liga Remaja 'Piala Suratin' di grup B. Tetapi saat berhadapan dengan tim tuan rumah itu, kekuatan tim besutan pelatih Laswarno SPd itu akan berkurang. Pasalnya, saat ini PSIS Yunior sedang dilanda krisis pemain karena empat pemain intinya, yaitu Cakra, Krisnawan, Tri Bambang, dan pencetak dua gol ke gawang PSIP, Eli Nasoka, dipastikan bakal absen tampil. Sebab, mereka akan mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN). ''Selama tiga hari, mulai Selasa (hari ini-Red) ada pelaksanaan UAN, sehingga terpaksa empat pemain tersebut tidak kami bawa ke Pekalongan. Dengan kondisi itu, sedikit banyak akan mengurangi kekuatan tim. Kami juga harus segera mencari penggantinya,'' jelas Laswarno, siang kemarin. Dalam latihan ringan di Stadion Citarum kemarin, lulusan kepelatihan FIK Unnes 2005 ini, sedang memperagakan formasi 3-5-2 dengan menempatkan lima pemain di sektor gelandang. Tidak seperti ketika menjamu PSIP dengan pola 3-4-3, menempatkan tiga striker, yaitu Johan Yoga Utama, Edi Sutanto, dan Miko Ardiyanto. Peragaan seperti itu, untuk mengantisipasi serangan yang bakal dilakukan Kabupaten Pekalongan, setelah Minggu lalu menderita kalah 1-2 dari tim tuan rumah, Persekat Kabupaten Tegal. Dengan demikian, kesempatan main di kandang Rabu besok, benar - benar akan dimanfaatkan Pekalongan. ''Setelah kalah di kandang lawan, kami perkirakan Persekap akan main habis-habisan memforsir kemenangan. Tapi kami harus mewaspadai kemungkinan seperti itu. PSIS juga memiliki tekat memenangkan pertandingan karena bagi kami, pertahanan yang baik adalah menyerang,'' tandas dia sambil menjelaskan timnya akan berangkat Rabu pagi dengan membawa 20 pemain. Disisi lain, guru olahraga SD Kembangarum itu, menjanjikan pola serangan lebih bervariasi dengan menempatkan lima pemain di lini tengah, sehingga akan menyulitkan lawan dalam menerobos pertahanan. ''Kami juga masih prihatin dengan kondisi striker Yoga. Dia masih dirundung cedera saat berhadapan dengan PSIP pada Minggu.'' (C16-56) |