| Selasa, 24 April 2007 | WACANA |
Pantai Menganti Menanti Dibenahi
BEBERAPA bulan lalu kami mengikuti pertemuan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Kebumen di ruang pertemuan Dinas Pariwisata Seni dan Budaya . Acaranya pemaparan Renstra Dinas Pariwisata Seni dan Budaya periode 2006-2010. Beberapa hal yang amat perlu untuk menjadi perhatian bisa ikut serta mendukung program kepariwisataan di Kabupaten Kebumen. Pembangunan kepariwisataan diarahkan pada peningkatan pariwisata menjadi sektor andalan yang mampu menggalakkan kegiatan ekonomi, termasuk kegiatan sektor lain yang terkait, sehingga lapangan kerja, pendapatan daerah meningkat melalui upaya pengembangan dan pendayagunaan berbagai potensi kepariwisataan daerah. Kabupaten Kebumen memiliki tempat wisata cukup menarik untuk terus dikembangkan seperti Kawasan Pegunungan Lipatan, Waduk Sempor, Karangsambung, Pemandian Air Panas Krakal, Waduk Wadaslintang dan lain-lain. Objek wisata pada Kawasan Pegunungan Karst: Gua Jatijajar, Gua Petruk, Gua Barat. Objek wisata pada Kawasan Pantai: Pantai Logending, Pantai Ayah, Pantai Menganti/Tanjung Karangbata, Pantai/Goa Karangbolong, dan Pantai Petanahan, Pantai Ambal dan lain-lain. Terkait dalam hal ini, Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Kebumen telah membuat perencanaan pembangunan jangka menengah Kabupaten Kebumen (RPJM) tahun 2006-2010 di bidang pariwisata. Sebagai gambaran usaha tersebut, termaktub/tertuang dalam Renstra Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Kebumen antara lain yang menyangkut masalah visi dan misi, strategi, dan kebijaksanaan yang akan dilaksanakan. Visi, "Terwujudnya Kabupaten Kebumen sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) dengan tetap melestarikan nilai-nilai seni dan budaya berwawasan lingkungan''. Misi, Pertama, meningkatkan pelayanan prima melalui ketersediaan sarana dan prasarana. Kedua, meningkatkan kualitas aset wisata daerah. Ketiga, meningkatkan pemasaran pariwisata. Keempat, meningkatkan dan melestarikan kesenian dan kebudayaan yang ada di masyarakat. Strategi Permasalahan utama Dinas Pariwisata Seni dan Budaya: satu, belum optimalnya pemanfaatan objek wisata. Dua, kurangnya kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pendukung pariwisata. Tiga, belum optimalnya pengelolaan objek wisata. Empat, kurangnya SDM bidang pariwisata baik dari sisi kuantitas maupun kualitas dan prasarana, serta peningkatan pengelolaan objek wisata khususnya pada promosi dan pembinaan kepada masyarakat pelaku wisata secara berkelanjutan. Kebijakan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana objek wisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal dan meningkatkan jumlah pengeluaran, mengembangkan pariwisata yang berbasiskan pada pendapatan masyarakat dengan tetap terjaganya kepribadian dan kekhasan daerah, peningkatan laju pertumbuhan wisatawan Nusantara melalui pembinaan dan penyuluhan, peningkatan kampanye pemasaran secara efektif, peningkatan intensitas upaya memacu kedatangan wisatawan mancanegara, fleksibilitas penyerahan urusan kepariwisataan sesuai dengan perkembangan kepariwisataan Kabupaten Kebumen dan pemantapan kerja sama dengan daerah lain. Program dan Kegiatan Salah satu dari 4 program ini adalah khusus yang kami kemukakan adalah Program Pengembangan Fasilitas dan Pengelolaan Produk Wisata mengenai Pengembangan Obyek Wisata Pantai Menganti. Pantai ini memperoleh fasilitas untuk dikembangkan karena ternyata masih perlu untuk diupayakan agar bisa sejajar dengan objek wisata sekitarnya yang tidak jauh dari lokasi tersebut, misalnya Pantai Karangbolong, Pantai Logending, Pantai Petanahan yang sudah cukup mapan, dan telah banyak memperoleh perhatian masyarakat jauh sebelumnya. Berada pada kawasan pantai sekitar 20 km ke arah selatan dari Pantai Logending, atau sekitar 40 km dari kota Kebumen, dengan jarak tempuh waktu kurang-lebih 90 menit dari kota Kebumen, menuju ke arah Menganti. Sepanjang perjalanan dapat dinikmati pemandangan alam berupa hutan jati dengan panorama Pantai Logending yang nampak indah. Secara geologis pantai dan tanjung ini terdapat pada formasi Gabon yang tersusun oleh breksi Andesit Oligosin dengan beberapa tubuh intrusi. Di sekitar Tanjung Karangbata (Karangboto) dijumpai tumbuh batuan beku menyerupai tatanan paving blok, yang merupakan bekas aliran lava darat yang mengalami gaya kontraksi dan membentuk retakan tiang pada saat pembekuannya. Retakan-retakan berbentuk polygonal segi lima jika dilihat pada permukaannya. Pasar putih yang terhampar merupakan sedimen hasil rombakan batu gamping di utaranya yang terbawa aliran sungai dan disebarkan oleh ombak sehingga menambah keindahan Pantai Menganti. Jika pandangan diarahkan ke timur maka akan terlihat gempuran ombak yang kuat pada dinding pantai yang sangat terjal. Keterjalan pantai dikontrol oleh patahan turun yang memotong batuan breksi sehingga deretan gunungnya nampak lurus. Bagi para wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan ke objek wisata yang lain bisa singgah di Pantai Karangbolong, Pantai Ayah, Goa Petruk, Goa Jatijajar, dan lainnya dengan panorama yang menarik dan indah juga. Sebagaimana kami sebutkan di atas, sesungguhnya objek wisata di Kabupaten Kebumen cukup banyak, misalkan objek wisata cagar budaya yang sedang digali atau diolah kelayakannya, contoh cagar budaya Somalangu. Demikian sekilas tentang usaha Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam meningkatkan kualitas bidang sarana dan prasarana objek wisata tahun 2006-2010, khususnya Pantai Menganti, yang saat ini dalam proses studi kelayakan untuk dikembangkan sebagai tempat wisata tingkat nasional. (11) - Ambijo, pemerhati kepariwisataan |