logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 April 2007 SALA
Line

''Awas Kondenya...''

KLATEN - Sosok RA Kartini tetap dikagumi anak-anak zaman sekarang, sekalipun dunia hiburan telah menampilkan puluhan tokoh fiksi. Sabtu (21/4), misalnya, para murid SDN 02 Bareng Lor seakan berlomba untuk meniru RA Kartini.

Mereka datang ke sekolah dengan pakaian adat Jawa, lengkap dengan kebaya dan gelung konde, untuk mengikuti peringatan Hari Kartini. ''Awas kondenya lepas, jalan pelan-pelan saja,'' seloroh seorang siswa, mengomentari rekannya.

Jelas sekali, mereka kerepotan memakai kebaya, gelung konde, dan sandal jinjit. Para guru dan orang tua terpaksa menuntun mereka sampai ke halaman sekolah untuk persiapan upacara. Murid-murid pria ikut meramaikan acara tersebut. Mereka berpakaian adat Jawa Tengah, Madura, Jawa Timur, Minangkabau, Aceh, dan daerah lain.

Mereka menyanyikan lagu ''Ibu Kita Kartini''. Pada sesi tanya jawab, para murid ditanyakan ''Siapakah RA Kartini''. Hampir semuanya bisa menjawab. Mereka bahkan tahu apa cita-cita Kartini.

Begitu upacara bubar, siswa-siswi menggelar acara pameran busana dan lomba merangkai bunga. Pameran busana diperuntukan bagi para siswi, sedangkan siswa merangkai bunga.

Susana jadi riuh, ketika para murid wanita yang mengikuti pameran busana berlenggang bagaikan model sungguhan, berjalan di teras yang disulap jadi catwalk.

Ucapan bernada olok-olok terkadang meluncur dari mulut sejumlah siswa, jika ada siswi yang salah melangkah atau terpaksa memegangi konde di kepalanya. ''Awas kondenya lepas lho,'' seloroh seorang siswa.

Kepala SDN2 Drs Suyanto mengatakan, kegiatan seperti itu baru kali pertama diadakan sekolahnya. "Kami coba membangkitkan kecintaan siswa pada budaya Jawa, sekaligus mengenalkan sosok RA Kartini,'' ujar dia. (H34-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA