logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 April 2007 PANTURA
Line

Percepat Dana Talangan

BANYAKNYA petani yang belum menjual gabah karena harga anjlok diakui Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bambang Guritno. Pemkab, ujar dia, telah mengambil beberapa langkah untuk membantu para petani termasuk mendesak Bulog agar membeli gabah ke petani.

"Bulog sudah membeli tetapi karena keterbatasan anggaran tak semua gabah bisa dibeli," ucapnya.

Maka demi membantu petani, lanjut dia, Pemkab saat ini mengusahakan percepatan pencairan dana talangan.

Pemprov dan Pemerintah Pusat, ujar dia, telah menyiapkan dana talangan Rp 1,6 miliar untuk membeli gabah petani sesuai dengan HPP.

Bambang berharap, dana itu bisa cepat dicairkan sehingga gabah petani yang belum terjual dapat segera dibeli KUD atau ricemill yang menerima dana talangan tersebut.

"Kami berharap, Minggu depan dana itu sudah bisa dicairkan," katanya.

Ketua HKTI Kabupaten Pekalongan M Rifai meminta Pemkab mendesak Pemprov agar cepat mencairkan dana talangan pembelian gabah.

Bertanggung Jawab

Sedikit banyak dana talangan bisa membantu petani. Dia juga meminta Pemkab memperketat pengawasan penggunaan dana itu.

"Yang menunggak atau tidak menggunakan sebagaimana mestinya harus mempertanggungjawabkan dana itu," katanya.

Badan ketahanan pangan Pemkab seharusnya mengajak wakil petani untuk duduk bersama dan didengarkan keluhannya agar nasib buruk yang menimpa setiap panen tidak selalu terulang.

"Harga beras yang sebelumnya sangat tinggi tiba-tiba turun drastis saat panen dan naik lagi setelah panen," ungkapnya. (69)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA