logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 April 2007 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Demo, Pilot Jet Tewas

WASHINGTON - Sebuah jet tempur yang diterbangkan tim demonstrasi udara Angkatan Laut AS "Blue Angels" mengalami kecelakaan di South Carolina, Sabtu lalu, kata beberapa saki mata. Sang pilot tewas. Pertunjukan di Beaufort, South Carolina, itu dihadiri oleh ribuan pengunjung.

"Mereka melakukan manuver dan biasanya ketika beberapa pesawat membuat putaran, mereka melintasi landasan pacu dan kemudian berputar. Saat jet-jet itu berputar, kita menyaksikan asap hitam tebal," kata Brett Hindsaw, warga Afrika Selatan yang mengunjungi Beaufort untuk menyaksikan atraksi udara tersebut.

"Kami mulai menghitung dan kami melihat enam pesawat. Empat di antara mereka mendarat, tapi pilot pimpinan mengitari tempat kecelakaan dan kemudian satu atau dua helikopter militer lepas landas dan terbang ke arah itu," kata seorang wartawan Reuters melalui telepon.

Beberapa saksi mata mengatakan salah satu dari keenam jet Blue Angels hilang saat beberapa pesawat terbang rendah dalam formasi rapat di belakang sekumpulan pohon.

Seorang saksi mata, Fred Yelinek, mengatakan kepada CNN bahwa jet itu jatuh di daerah permukiman padat dan puing pesawat menghantam satu rumah dan beberapa mobil, dan delapan orang di darat terluka.(ant-26)

Pemilu Nigeria Gagal

ABUJA - Pemilihan presiden Nigeria dinilai gagal oleh tim pemantau independen, kemarin. Karena itu, pemerintah harus menyelenggarakan pemilihan ulang. Namun pemerintah menyatakan komplotan kudeta berusaha mendiskreditkan pilpres tersebut.

Pemungutan suara Sabtu lalu itu diwarnai aksi kekerasan, kecurangan, dan intimidasi. Hasil penghitungan sementara menunjukkan Partai Demokratis Rakyat unggul, seperti telah diduga banyak pihak.

"Kami akan meminta pemilu ulang. Hasil pemilu ini tidak dapat digunakan untuk melantik presiden baru," kata Innocent Chukwuma, ketua kelompok pemantau terbesar di Nigeria.

Namun pemerintah berdalih, ada komplotan kudeta yang berusaha menganulir pemilu dengan tujuan merusak proses demokrasi. Menteri Informasi Frank Nweke mengatakan, komplotan itu gagal meledakkan markas komisi pemilu, karena aparat berhasil menjinakkan bom tersebut. "Mereka telah gagal meraih simpati internasional dengan cara mendiskreditkan pemerintah," kata Nweke. (rtr-ben-26)

Perintah Penangkapan

DHAKA - Upaya mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina untuk pulang tampaknya gagal. Satu pengadilan Bangladesh, kemarin, mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap dia.

Hasina, ketua partai Liga Awami, sedang berada di London dan bertekad pulang ke Bangladesh, kemarin. Hal itu melanggar perintah pemerintah yang didukung militer agar dia tidak pulang. Hasina dituduh melakukan pembunuhan.

Pihak berwenang mengatakan kepulangannya dapat memicu aksi kekerasan lagi dan mengganggu ketertiban dan kegiatan-kegiatan ekonomi.

Para pejabat pengadilan mengatakan surat perintah penangkapan juga dikeluarkan kepada dua orang lainnya termasuk pembantu dekat Hasina, mantan menteri Muhammad Nasim. (ant-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA