logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 April 2007 INTERNASIONAL
Line

Menkeu Israel Mundur, Olmert Terpojok

JERUSALEM - Posisi Perdana Menteri Israel Ehud Olmert makin terpojok kemarin, ketika Menteri Keuangan Avraham Hirchson mengumumkan mundur sementara untuk memudahkan penyidikan kasus penggelapan uang negara.

Pernyataan Hirchson itu merupakan pukulan baru bagi pemerintahan Olmert yang terus-menerus dikecam setelah agresi Israel terhadap Lebanon pada Juli 2006.

Dengan pengunduran diri Hirchson, Olmert kehilangan sekutu kuncinya menjelang pengumuman laporan pertanggungjawaban pemerintahannya mengenai agresi tersebut.

Media Israel melaporkan, Hirchson menjadi tersangka karena tidak melaporkan penggelapan dana negara. Kemungkinan, sebagian uang itu juga dipakai saat dia memimpin serikat pekerja pada 2003.

Yaakov Weinrot, pengacara Hirchson, mengatakan kliennya nonaktif dari tugas kementerian selama tiga bulan guna melancarkan proses pemeriksaan kasusnya. Untuk sementara, Olmert akan merangkap jabatan menteri keuangan. Olmert sendiri diperiksa terkait skandal transaksi real estate dan penjualan sebuah bank milik negara.

Mantan menteri kehakimannya menjalani hukuman kerja sosial setelah dia divonis bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang prajurit wanita. Presiden Moshe Katsav akan didakwa dalam kasus pemerkosaan, pelecehan seksual dan penipuan. Polisi juga memeriksa Sekretaris Kabinet Avigdor Lieberman terkait skandal rekening di bank Siprus.

Seruan Hamas

Sementara itu, kelompok Hamas kemarin menyerukan kepada para pejuang Palestina untuk menyerang Israel setelah sembilan orang Palestina tewas dalam operasi militer pasukan Yahudi tersebut.

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum mengimbau pejuang Palestina untuk siap terlibat dalam gelombang konfrontasi baru. "Darah rakyat kita tidak murah," demikian pernyataan Hamas. "Karena itu, kami menyerukan kepada sayap bersenjata Hamas dan kelompok-kelompok Palestina untuk bersatu melakukan perlawanan."

Sembilan orang Palestina tewas selama operasi militer 24 jam oleh tentara Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Dua korban di antaranya adalah militan Palestina yang meninggal kemarin dini hari di Kota Nablus, Tepi Barat.(rtr-ap-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA