| Rabu, 18 April 2007 | INTERNASIONAL |
Mantan PM Khaleda Zia DiusirDHAKA - Salah satu putra mantan perdana menteri Begum Khaleda Zia yang ditangkap telah dibebaskan Selasa kemarin. Syaratnya, keluarga Zia harus mengasingkan diri ke luar negeri. Sementara Khaleda Zia bersiap hengkang, rivalnya Sheikh Hasina justru bertekad pulang dari Amerika Serikat untuk memperjuangkan kasusnya. Hasina mengatakan, tuduhan pembunuhan yang ditimpakan kepadanya adalah palsu. Polisi menangkap putra-putra Zia atas tuduhan korupsi. Pemerintahan sementara memang gencar menggelar operasi penangkapan-penangkapan sejak pemberlakukan Undang-undang Darurat pada 11 Januari lalu. Putra sulung Zia, Tareque Rahman, ditangkap bulan lalu. Putra kedua, Arafat Rahman yang juga pengusaha, ditangkap Senin lalu. Harian berbahasa Inggris Daily Star New Age memberitakan, pembebasan Arafat terlaksana setelah tercapai kesepakatan antara keluarega Khaleda dan pemerintah, dengan konsekuensi keluarga Khaleda bersedia mengasingkan diri. ''Dia akan menuju Arab Saudi dalam beberapa hari mendatang. Dia akan berangkat untuk umroh terlebih dahulu. Setiba di sana, pengurusan izin menetap akan diselesaikan,'' kata sumber pemerintah kepada harian itu. ''Semuanya sudah rampung, hanya tinggal formalitas saja, termasuk pengurusan visa, yang sedang dalam proses,'' demikian berita harian Star. Khaleda akan berangkat dengan putra bungsu, sedang putra sulung akan menyusul kemudian. Penasihat informasi dan hukum pemerintah Mainul Husein hanya mengatakan, ''Kami tidak akan menghalangi siapapun yang ingin keluar negeri.''(rtr-gn-25) |