| Senin, 09 April 2007 | RAGAM |
Mawar, si Cantik yang Berkhasiat
Hampir semua orang mengenal dan menyukai mawar (Rosa hybrida). Tanaman ini pantas dijuluki ''ratu bunga''. Sering dijadikan media bagi orang yang kasmaran, namun tak banyak yang mengetahui bahwa tanaman ini juga punya berbagai khasiat. SECARA alami, tanaman mawar yang termasuk dalam ordo (suku) Rosanales ini terdiri atas puluhan spesies. Seiring dengan kemajuan teknologi dan rekayasa genetika, kini terdapat ratusan spesies mawar di seluruh dunia. Warnanya pun kian bervariasi, mulai dari merah, ungu, hitam, hingga kombinasi beberapa warna. Begitu pula tampilan kelopak bunganya, ada yang berkuntum tunggal, ganda, atau bertumpuk. Di balik keindahannya, mawar mempunyai banyak khasiat yang jarang diketahui orang. Di dunia Barat, mawar termasuk kelompok aroma terapi yang sangat penting. Minyak esens mawar bertarif paling mahal dari sekian minyak sejenis, karena mengandung geraniol dan limonene yang berfungsi sebagai antiseptik, pembunuh jamur Candida albican (penyebab keputihan), dan menambah daya tahan tubuh. Baunya yang harum sering digunakan sebagai aroma terapi yang sanggup menenangkan dan meningkatkan mood. Mawar juga berkhasiat menyembuhkan ruam kulit, nyeri haid, TBC, kelenjar leher, campak, batuk darah, sembelit, pembengkakan payudara, rematik, desentri, sakit lambung, maag, dan antikejang. Ia juga mampu melancarkan aliran empedu, dan radang usus akut atau kronis, mengurangi rasa sakit pada perut, menghilangkan depresi dan menyegarkan ginjal. Akarnya juga dapat digunakan untuk penyembuhan haid yang tidak teratur, bengkak, dan keputihan. Dalam terapi chi (qi), ma-war termasuk bahan penting yang mujarab. Sebab dapat digunakan untuk melancarkan peredaran darah dan mencairkan bagian tubuh yang menggumpal seperti memar. Cara Memanfaatkan Bila Anda berjalan-jalan di Kota Bangkok, jangan kaget jika disuguhi makanan yang terbuat dari bunga mawar. Di ibu kota Thailand itu, banyak restoran yang menyajikan menu andalan tersebut. Di Indonesia pun, sebagian dari kita sudah terbiasa menikmati sirup mawar atau air mawar untuk aroma kue. Dalam dunia spa, kelopak mawar organik digunakan untuk aroma terapi. Ada berbagai cara untuk memanfaatkan bunga ini. Pertama, melalui esens mawar. Pilih varietas yang beraroma sa-ngat harum, seperti papa meilland atau buff beauty. Keringkan bunga, ambil ke-lopak bunga, dan buang putik yang berwarna putih, karena akan memberi rasa pahit. Masukkan kelopak bunga ke dalam botol, tambahkan sedikit vodka / brandy agar aroma lebih keluar. Biarkan di tempat tertutup selama enam minggu hingga aroma mawar tercium tajam. Lalu saring dan simpan di tempat tertutup. Esens mawar pun siap digunakan untuk campuran minuman atau membuat kue. Kedua, sebagai tonikum. Rendamlah 2-3 bunga yang agak besar dalam 300 cc air putih. Sebelumnya bunga dicuci terlebih dulu. Tunggu hingga layu (sekitar 2-3 jam). Airnya dapat diminum sedikit demi sedikit. Ketiga, sebagai terapi. Pilihlah kuntum yang belum terbuka, mengulum rapat dan beraroma harum. Lalu disimpan dalam lemari yang tidak mudah lembab. Terapi ini cocok untuk orang yang mengalami dada sesak, sedang down, kesal, sedih atau depresi. Keempat, menurunkan kadar lemak, sekaligus mengatur peredaran darah, chi serta mencerahkan dan meranumkan warna kulit. Bilas dulu cangkir dengan air panas agar bersuhu panas. Masukkan teh mawar, melati, dan green tea bag ke dalam air mendidih. Biarkan 2-3 menit hingga aroma harumnya keluar dan siap diminum. Anda bisa menambahkan sedikit madu agar keharumannya bertambah. Kelima, mengatasi gangguan menstruasi. Ambillah 15 gram bunga mawar merah, lalu dicampur dengan 30 gram irisan temu lawak, 15 gram daun dewa, dan 10 gram umbi teki kering. Semua bahan ini dicuci ber-sih, lalu direbus dalam 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Air-nya disaring, dan bisa diminum dua kali sehari. Keenam, sebagai pengharum teh. Rebus kelopak mawar kering dengan teh dan air, ke-mudian disaring. Tambahkan gula, madu, dan sedikit air jeruk. Nikmati teh mawar dalam keadaan hangat. Sambil mereguk kesegarannya, Anda dapat menghirup aromanya. Namun teh mawar tidak dianjurkan untuk perempuan hamil. Sebab sifat mawar melancarkan darah, sehingga tidak baik untuk janin dalam rahim. (32) |