| Senin, 09 April 2007 | OLAHRAGA |
Persitema Puncaki Klasemen Grup BTEMANGGUNG- Persitema Temanggung memuncaki klasemen sementara Grup B Kompetisi Divisi III PSSI Jateng, setelah dalam pertandingan di Stadion Bumi Phala, sore kemarin, mengalahkan tamunya Persekat Kabupaten Tegal 1-0. Tim asuhan Widyantoro tersebut kini mengantongi nilai 11 dari hasil tiga kali menang dan dua kali seri. "Kami berhasil memimpin setelah saingan kita, PSISa Salatiga, hanya bermain seri 0-0 melawan Persibas Banyumas. Sekarang Persitema unggul dua angka di atas mereka," kata Widyantoro, usai pertandingan. Satu-satunya gol yang tercipta dicetak kapten kesebelasan Arin, menit ke-30. Setelah membawa bola dari lapangan tengah, dia melepaskan tendangan jarak jauh ke arah pojok kanan gawang. Kiper Suyanto terkejut, lantaran tidak menduga bola akan ditendang langsung. Kemenangan itu tidak lepas dari keunggulan jumlah pemain, karena pada menit ke-16 dua personel tim tamu, Mustofa dan Azis diganjar kartu merah. Mereka memprotes wasit dengan menendang dan memukul dari belakang, setelah pengadil memberikan tendangan bebas untuk tuan rumah karena salah seorang pemainnya dilanggar lawan. Praktis dengan 9 pemain Persekat hanya mampu bertahan. Mereka menumpuk pemain-pemainnya di lini belakang. Sebaliknya tuan rumah terus mendominasi jalannya pertandingan, terutama melalui serangan yang dilakukan kedua sayapnya. Namun demikian, dari banyaknya peluang yang diciptakan kesebelasan berjuluk Laskar Makukuhan itu, tak satu pun yang dapat menambah gol kemenangan. Penyelesaian akhirnya tidak akurat. Kalau tidak melenceng, bola mudah sekali dibaca kiper. Menang 15-0 Di Ungaran, Manajer Persikas Kabupaten Semarang Joko Sriyono membuktikan janji membawa timnya mencetak 15 gol ke gawang Persab Brebes. Dalam pertandingan di Stadion Wujil, kemarin, tuan rumah menang telak 15-0. Kristiyono membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan satu menit. Total dia mencetak lima gol. Hendrik juga melakukannya dalam jumlah yang sama. Galih dan Heru masing-masing mencetak dua gol. Satu sisanya dibuat Slamet Subiyanto. "Kami sangat puas. Semoga ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk memenangi dua pertandingan sisa yang menentukan langkah kami selanjutnya," kata Joko, seusai pertandingan. Kemenangan tersebut menjadikan timnya mengumpulkan poin sembilan, hasil dua kali menang dan tiga kali seri. "Hingga lima pertandingan anak-anak mampu memasukkan 18 gol dan baru kemasukan tiga gol," tuturnya. Sejak awal pertandingan hingga peluit akhir praktis Pasukan Biru Kuning meng-uasai jalannya permainan. Kiper Sutrisno bahkan hanya beberapa kali memegang bola. Hampir tidak ada serangan berarti yang dilancarkan tim tamu. PSCS Menang Di Stadion Wijayakusuma Cilacap, tuan rumah PSCS menundukkan Persipa Pati 1-0 melalui gol Heru Santoso pada menit ke 19. Dia melepaskan tembakan kaki kiri setelah memanfaatkan umpan dari Yudi. Dengan kemenangan itu, anak-anak Cilacap kini mengantongi nilai 10 hasil tiga kali menang, sekali seri dan sekali kalah. Satu-satunya kekalahan didapat dari Persiwi Wonogiri 0-1 (25/3). Anak-anak asuhan Alip Imam itu akan memainkan dua partai lagi, yaitu menjamu Persegal Tegal (11/4) dan bertanding ke kandang Persip Pekalongan (15/4). "Sebenarnya tuan rumahnya Persegal, tetapi minta dimainkan di Cilacap," kata Ketua Harian PSCS Farid Ma'ruf. Pertandingan yang dipimpin wasit Kunto Aji dari Semarang itu berlangsung dalam tempo cepat. Kedua kesebelasan memainkan umpan-umpan panjang langsung ke jantung pertahanan lawan. Walau ditarget menang, para pemain PSCS tak merasa terbebani. Motivasinya justru sangat tinggi. Saat kehilangan bola, mereka langsung mengawal lawan. Ketika menguasai si kulit bundar, Yongki cs bergerak membantu serangan. Begitu pertandingan dimulai, tuan rumah langsung menyerang dengan gencar. Baru sepuluh menit pertandingan berjalan, gawang Persipa yang dikawal M Junaidi nyaris bobol. Berawal umpan lambung dari sayap, penyerang PSCS Yudi adu cepat dengan pemain belakang lawan. Kiper M Junaidi maju menyelamatkan gawang, tetapi bola lepas. Yudi berhasil menguasainya. Kiper mati langkah, namun bola tembakan Yudi menyamping tipis. Gol PSCS dicetak Heru dengan indah. Bola lambung dari sektor kiri lawan dibiarkan melewati dirinya. Baru kemudian dia mengejar. Bola menyentuh tanah lalu memantul, saat setinggi lutut disambar dengan kaki kiri. Bola dengan deras mengarah ke sudut kanan atas gawang. Kiper pun tak mampu menyelamatkan gawanngya. Usai pertandingan Alip Imam mengatakan puas dengan kinerja para pemainnya. Di babak pertama anak-anak asuhannya memang diinstruksikan bermain menyerang. Setelah unggul satu gol, ganti mempertahankan kemenangan. "Langkah berikutnya makin ringan, tetapi pemain tetap harus bekerja semaksimal mungkin." Permainan Persipa yang diasuh Cornelis Sutadi juga tidak kalah bagus. Hanya saja serangan mereka selalu bisa dipatahkan barisan pertahanan PSCS yang menerapkan taktik sapu bersih. (H24,H2,H14,bd-22) |