| Senin, 09 April 2007 | OLAHRAGA |
Persib Dinilai Lebih BeratSEMARANG- Laga PSIS kontra Persib Bandung, Minggu (15/4) depan akan menyajikan pertarungan sengit di lini tengah. Pasalnya, barisan gelandang tim tamu musim ini sangat mentereng. Pasukan Arcan Iurie Anatolievici itu akan mengandalkan trio Lorenzo Cabanas, Eka Ramdani, dan mantan pemain PSIS, Suwita Patha. Tak diragukan lagi, tiga pemain pilar tersebut memiliki keunggulan dan kualitas individu yang baik. Masing-masing dapat menjalankan perannya sebagai penyeimbang antara barisan serang dan lini pertahanan. Dengan kontribusi mereka, tim berjuluk Maung Bandung itu kini bertengger sebagai runner-up klasemen sementara Wilayah I. Dari 12 pertandingan, Suwita dkk mengumpulkan 26 poin hasil delapan kemenangan dan dua kali imbang. Mereka hanya kalah saat melawat ke kandang PSDS Deli Serdang dan Sriwijaya FC. Persib bahkan masih belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir, termasuk dua kali nilai sempurna di kandang Persikabo Bogor dan Persikota Tangerang. "Mereka bukan tim yang kita kalahkan di kandang dan tandang musim lalu," tutur Manajer Yoyok Sukawi, kemarin. Tipe Pekerja Menurut Yoyok, pemain asing yang dimiliki Arcan Iurie bertipe pekerja dan berwatak sabar. Cabanas misalnya, memiliki daya jelajah tinggi sebagai pengatur serangan. Kepiawaian Ebi Sukore akan diuji oleh Suwita yang menjadi gelandang bertahan. Suwita dikenal sebagai perebut bola andal. Yoyok berharap Ebi tak mudah emosional dengan kawalan ketat pemain berusia 33 tahun itu. Meski masih muda, Eka juga terbukti mampu menjadi tandem Cabanas dalam membongkar pertahanan lawan. Anggota tim nasional itu menonjol berkat keuletan dan kelincahannya. Dia juga mampu beroperasi dari tengah ke sayap atau sebaliknya. "Kunci pertahanan PSIS saya kira ada di tangan Kahudi Widodo. Kami jelas berharap dia mampu mematikan pergerakan Cabanas," imbuh Yoyok. (H29,H13-40) |