logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 09 April 2007 MURIA
Line

Subsidi Bunga untuk Korban Kebakaran Belum Cair

  • Dana dari Pemkab Rp 300 Juta

JEPARA- Subsidi bunga Rp 300 juta untuk para korban kebakaran Pasar Jepara I, hingga kemarin belum cair. Pedagang masih menunggu pencairannya.

Hampir seluruh kios sisa kebakaran 18 Januari 2007, telah dipugar, dan kini seluruh pedagang menempati kios-kios darurat.

Kebakaran itu menghabiskan kios dan los, namun kios di pinggiran trotoar masih tersisa. Pekan lalu, kios-kios itu telah dipugar, dan seluruh pedagang dipindahkan ke kios darurat.

"Saya dulu menempati kios orang yang tak lagi dipakai. Namun sekarang sudah dibongkar dan saya menempati kios darurat ini," kata Istianah, pedagang buah asal Desa Ketileng Singolelo Kecamatan Welahan, kemarin. Ia membikin barak beratapkan plastik untuk melindungi dagangannya.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Jepara I HM Nur Cipto, Minggu (8/4) mengatakan, sampai saat ini dana Rp 300 juta dari pemkab untuk menyubsidi bunga pinjaman modal bagi para pedagang belum cair.

"Kami sudah mengajukan ke pemkab, dan masih menunggu pencairannya. Kalau bisa, mohon segera dicairkan," katanya.

Dijelaskan dia, ada 1.609 pedagang yang menjadi korban kebakaran. Sampai sekarang para korban sebagian ada yang belum berdagang. Namun sebagian lagi sudah.

Asisten II (Bidang Pembangunan dan Perekonomian) Sutedjo S Sumarto mengatakan, subsidi bunga Rp 300 juta segera akan dicairkan. "Masih menunggu proses di keuangan. Segera akan dicairkan," katanya.

Pembangunan Pasar Jepara I, tambahnya kini memasuki proses lelang.

"Ada 22 kontraktor yang mengikuti proses lelang, namun belum ada hasil kontraktor yang memenanginya," tambahnya. (H15-54)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA