logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 09 April 2007 SEMARANG
Line

Gereja Kristen Muria Diancam Bom

TINGKIR- Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) yang berada di Jalan Candisari Ngentak, Kelurahan Kutowinangun Kecamatan Tingkir, diancam bom lewat telepon oleh orang tidak dikenal, Sabtu (8/4) malam. Tempat ibadah yang cukup megah tersebut, diketahui merupakan gereja Rektor UKSW Salatiga Prof Kris Herawan Timotius. Istri Kris Ny Rita Timotius juga diketahui merupakan majelis gereja tersebut.

Puluhan petugas dari Polres Salatiga, setelah mendapat laporan sekitar pukul 21.00 tersebut langsung mendatangi lokasi itu. Namun hingga Minggu dinihari, setelah dilakukan penyisiran petugas tidak menemukan bom seperti yang diungkapkan penelepon gelap.

Isu pengeboman tersebut berawal dari laporan pihak GKMI ke Polres Salatiga, setelah rumah Pendeta GKMI Daniel di kompleks Perum Wahid Nanggulan, mendapat telepon dari seorang yang mengatakan gereja itu akan dibom. Telepon diterima istri Daniel dan langsung meneruskan informasi tersebut kepada suaminya. ''Penelepon tersebut diketahui bersuara seorang pria,'' ujar seorang jemaat GKMI.

Kapolres Salatiga AKBP Rahardjo SH melalui Kasat Reskrim AKP Pratomo SH mengatakan, setelah dilakukan penyisiran terhadap gereja tidak ditemukan benda yang mencurigakan. Penyisiran menggunakan alat detektor bom dan peralatan lainnya. ''Kemungkinan telepon yang dilakukan oleh orang tak dikenal hanya sensasi atau iseng saja. Namun, polisi tetap waspada dan menindaklanjutinya dengan melakukan penyisiran di lokasi,'' kata Pratomo, Minggu (8/4) pagi.

Sebelumnya penjaga GKMI yang bernama Wahyu (19), pada Sabtu sekitar pukul 18.30 dihampiri seseorang pria yang membawa barang-barang mencurigakan termasuk kabel yang dilekatkan di tubuhnya.

Pria berumur sekitar 50 tahun itu, mencari seorang anggota majelis gereja, karena orang yang dimaksud tidak ada, dia berusaha menelepon. Orang itu membawa ponsel dan mengenakan jam atau timer. (H2-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA