| Senin, 02 April 2007 | SALA |
Copet Merajalela di SekatenPASARKLIWON Agenda tahunan Sekaten yang puncaknya berlangsung, Sabtu (31/3) menjadi lahan empuk bagi para pencopet. Dalam sehari, puluhan pengunjung melaporkan kehilangan sejumlah barang berharga. Berdasarkan data di Polsektabes Pasarkliwon terdapat 21 pengunjung menjadi korban copet dalam perayaan tersebut. Pencopet beraksi saat pengunjung berdesak-desakan karena ingin menyaksikan prosesi acara ritual tersebut. Rata-rata mereka kehilangan dompet berisi uang, telepon seluler dan sejumlah barang berharga lainnya seperti gelang emas. Beberapa orang yang menjadi korban dalam acara tersebut di antaranya Sri Suyani (17) remaja asal Bendosari, Sukoharjo. Dia kehilangan Hp Nokia 2100 dan tas yang berisi sejumlah uang. Meliput Hal yang sama juga dialami Sigit (27), wartawan sebuah media elektronik Yogyakarta. Ponsel motorola dan dompetnya lenyap saat dia sedang meliput. Kapolsektabes Pasarkliwon AKP Antonius Digdo mewakili Kapoltabes Surakarta Kombes Pol Lutfi Lubihanto membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa semacam itu tidak hanya terjadi kali ini. Sebab setiap ada agenda seperti tahunan tersebut, dipastikan kantornya "dibanjiri" korban copet yang melapor. Tidak jarang copet tersebut berasal dari luar daerah. "Dalam situasi yang ramai itu sangat sulit sekali untuk membedakan mana copet dan pengunjung biasa, karena mereka sudah berbaur," jelasnya.(hr-67) |