| Senin, 02 April 2007 | RAGAM |
Sejuta Manfaat PisangBUAH pisang bukan sesuatu yang istimewa dalam keseharian. Setiap orang pasti pernah menyantap buah bernama latin Musa sapientum L tersebut Ada yang menyebut pisang berasal dari Asia Tenggara, khususnya Semenanjung Malaysia dan Filipina. Ada pula yang menyebutnya dari India, karena telah berkembang sejak 500 tahun Sebelum Masehi. Selain memiliki kandungan gizi lebih tinggi daripada apel, pisang juga memiliki cadangan energi lebih besar dan cepat terserap ketimbang buah-buahan lain. Buah ini juga kaya mineral. Mineral pisang, khususnya besi, hampir seluruhnya bisa diserap tubuh. Berdasarkan berat keringnya, kadar besi pisang sekitar 2 mg dan seng 0,8 mg (per 100 gram). Bandingkan dengan apel, yang hanya mengandung 0,2 mg besi dan 0,1 mg seng per 100 gram. Kandungan vitaminnya juga sangat tinggi, terutama provitamin A sebesar 45 mg/100 gram berat kering. Sedangkan pada apel hanya 15 mg. Pisang juga mengandung vitamin C dan B kompleks seperti tiamin, riboflavin, niasin, dan vitamin B6 (piridoxin). Kandungan vitamin B6-nya cukup tinggi, yaitu 0,5 mg per 100 gram. Hilangkan Nikotin Dalam Medicinal Uses of Bananas (www.banana.com) disebutkan, pisang bermanfaat dalam penyembuhan anemia, menurunkan tekanan darah, serta tenaga untuk berpikir. Ia juga kaya serat untuk diet, membantu sistem syaraf, menghilangkan pengaruh nikotin bagi perokok, stres, mencegah stroke, mengontrol temperatur badan terutama bagi ibu hamil, menetralkan keasaman lambung, dan sebagainya. Kulitnya pun dapat digunakan sebagai krim antinyamuk. Tanaman pisang secara genetis dapat menghasilkan vaksin yang murah dan sebagai alternatif untuk pertahanan anak dari serangan penyakit. Para peneliti sedang mencoba memproduksi antigen untuk coating virus hepatitis B dari pisang. Apabila berhasil, maka vaksin hepatitis B akan menjadi murah. Penelitian lain menunjukkan, pisang bisa membantu melawan penyakit campak / cacar air, penyakit kuning, polio, dan difteri. Dalam penelitian terungkap bahwa 10 persen penderita hipertensi bisa diturunkan tekanan darahnya setelah mengonsumsi dua buah pisang setiap hari. Energi Instan Kandungan energi buah yang termasuk famili Musaceae ini juga merupakan energi instan yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam penyediaan kalori sesaat. Jika diperhatikan, asupan gizi yang menjadi favorit para petenis dunia adalah pisang. Sebab pisang mudah diserap tubuh dan mengembalikan energi puncak mereka. Nilai energinya sekitar 136 kalori per 100 gram, yang keseluruhan berasal dari karbohidrat. Angka ini dua kali lipat lebih tinggi daripada apel. Apel dengan berat sama hanya mengandung 54 kalori. Karbohidrat pisang menyediakan energi sedikit lebih lambat dibanding gula pasir dan sirup, tapi lebih cepat daripada nasi, biskuit, dan sejenis roti. Oleh sebab itu, banyak atlet saat istirahat mengonsumsi pisang sebagai cadangan energi. Secara umum, setiap buah pisang matang mengandung 99 kalori, 1,2 gr protein 0,2 gr lemak, 25,8 mg karbohidrat, 0,7 gr serat, 8 mg kalsium, 28 mg fosfor, 0,5 mg besi, 44 RE vitamin A, 0,08 mg vitamin B, 3 mg vitamin C, dan 72 gr air. Sehingga hanya dengan mengonsumsi satu buah pisang saja, kebutuhan minimal gizi telah tercukupi. (Ayu-32) |