| Senin, 02 April 2007 | NASIONAL |
SOSOKPrihatin Sinematek
PRODUSER film Mira Lesmana tidak tinggal diam melihat masalah yang dihadapi Sinematek Indonesia. Baginya film adalah salah satu catatan sejarah yang harus disimpan dan dipelihara. "Sinematek itu seperti museum tempat menyimpan benda-benda berharga milik negara. Tetapi kenapa ya, Sinematek tidak diperhatikan oleh pemerintah," katanya, di Jakarta, Minggu (1/4). Padahal, fungsi film tak hanya untuk menghibur, tetapi juga sebuah catatan sejarah. "Kita jadi tahu bagaimana penggunaan bahasa Indonesia, misalnya pada tahun 1950-an. Kita juga tahu berbagai macam hal karena film menggabungkan berbagai disiplin ilmu di dalamnya," katanya.(kl-60) | ||||