logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 02 April 2007 SEMARANG
Line

Dijanjikan Jadi Pegawai Bank, Rp 100 Juta Amblas

SEMARANG- Siapa yang tak kepingin ketika ada tawaran bekerja sebagai pegawai di bank terkemuka. Namun jangan buru-buru menanggapi tawaran itu dengan senang hati. Bisa-bisa, tawaran tersebut hanya tipuan alias bohong belaka. Seperti dialami Surti Budiati (35) warga Jl Trunojoyo IX Semarang.

Akibat iming-iming dari rekannya, Dul (44) warga Jl Diponegoro Ungaran, uang milik Surti senilai Rp 100 juta amblas. Merasa ditipu, korban lantas melaporkan kejadian itu ke Mapolwiltabes Semarang, baru-baru ini.

Kepada polisi, korban menuturkan penipuan tersebut terjadi mulai pertengahan Maret 2006. "Saya ditawari menjadi pegawai sebuah bank. Tapi syaratnya, saya harus menyetor sejumlah uang. Tawaran itu saya sanggupi," kata korban kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolwiltabes.

Awalnya, korban tak menaruh curiga. Apalagi yang menjanjikan pekerjaan itu adalah rekannya sendiri yang sudah lama dikenal. Hingga akhirnya, korban dan pelaku sepakat bertemu di sebuah bank di kawasan dekat Simpanglima pada 16 Maret 2006. Kepada korban, pelaku meminta agar mentransfer uang secara bertahap melalui rekening bank milik pelaku. Korban pun menyanggupinya.

Selang seminggu kemudian, korban kembali bertemu dengan pelaku untuk membahas soal rekruitmen pegawai bank yang telah dijanjikannya itu. "Saya dijanjikan dalam waktu tidak lebih dari 2 bulan, akan ada panggilan kerja. Tapi nyatanya, hingga batas waktu yang disebutkan ternyata panggilan itu tidak pernah ada," tandas Surti.

Rupanya, janji itu hanya dalih pelaku untuk mengelabui korban. Setelah itu, korban kerap menagih janji kepada pelaku. Akan tetapi, setiap kali korban menanyakan hal itu, pelaku selalu berkelit. Bahkan belakangan, Dul kian sulit untuk ditemui. Kasus penipuan tersebut kini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. (H21,D12-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA