logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 02 April 2007 SEMARANG
Line

Empat Anak Terserang DB

SIDOREJO- Penyakit demam berdarah (DB) yang sebelumnya merenggut nyawa Jason Mahendra (3), warga RT 5 RW 1 Margosari, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Selasa (27/3), meluas ke wilayah lain. Warga RW 12 Margosari juga ada yang terkena dan kini dirawat intensif di RSUD Kota Salatiga.

Ketua RW 12 Margosari Drs Ismail Djunaidi mengatakan, tiga warganya dipastikan terserang DB dan kini dirawat di RSUD Kota Salatiga. Mereka adalah Hinda Habsari (17), Intan (16), dan Adi Kristanto (11). ''Sedangkan satu warga lainnya, Masruri (6), dirawat di rumah sakit Magelang,'' kata Ismail.

Panik

Dia menjelaskan, warga RW 12 sudah sangat panik, karena harapan bisa di-fogging atau disemprot setelah tetangga mereka meninggal akibat DB, belum dilakukan Dinas Kesehatan Kota (DKK). Setelah Margosari dinyatakan kejadian luar biasa (KLB), masyarakat berharap seluruh wilayah tersebut disemprot.

''Pengasapan yang dilakukan DKK Jumat lalu hanya sekitar rumah korban yang meninggal. Sementara RW kami yang bersebelahan dengan rumah korban tidak di-fogging,'' jelasnya.

Sebagaimana diketahui, setelah Jason meninggal, DKK menetapkan Dukuh Margosari berstatus KLB. Kemudian, Jumat (30/3) pagi, sekitar rumah Jason dilakukan pengasapan.

Ismail mengungkapkan, saat disemprot warga bertanya kepada petugas dan diperoleh jawaban jika fogging hanya dilakukan di lokasi berdasarkan laporan masyarakat. Warga berinisiatif meminta surat yang menyatakan warga mereka terserang DB, ke rumah sakit tempat korban dirawat, dan langsung mengirim ke DKK sebagai dasar permintaan fogging.

Kepala DKK dokter Suryaningsih MKes melalui Kabid P3M dr Errytrina Whismah mengatakan, akan segera melakukan penyelidikan epidemologi penyebaran penyakit tersebut di Margosari. Mereka telah menyemprot seluruh wilayah RW 1, sekitar tempat Jason meninggal. ''Segala tindakan pencegahan DB akan kami lakukan termasuk fogging di beberapa RW lainnya,'' kata Erry.

Dia mengatakan, dalam musim hujan seperti ini kemungkinan merebaknya DB akan semakin meningkat, sehingga masyarakat diminta lebih waspada. Antisipasinya dengan menjaga kebersihan lingkungan dan membersihkan tempat penampungan air. (H2-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA