| Senin, 02 April 2007 | SEMARANG |
Guru Bantu Resah, Insentif Tak CairSALATIGA- Guru bantu dan PNS guru resah, karena insentif mengajar yang biasanya dirapel setiap tiga bulan sekali, sejak Januari hingga akhir Maret belum juga cair. Beredar informasi jika pos insentif bagi guru bantu dan PNS tersebut bakal dicoret dalam penetapan APBD 2007. Insentif mengajar seorang guru bantu sebesar Rp 40.000/bulan, sedangkan PNS Rp 80.000/bulan. Insentif tersebut diberikan setiap tiga bulan dan diterima sebelum tiga bulan berakhir. Seorang guru bantu mengatakan, mereka belum mendapat insentif meski bulan Maret telah berakhir. ''Sebagai guru bantu, tambahan pendapatan hanya berasal dari insentif itu. Kalau nanti dicoret, kami sangat menyayangkan, karena insentif yang diberikan merupakan tambahan untuk mengurangi beban ekonomi keluarga,'' kata guru bantu yang enggan disebutkan namanya itu. Sangat Diharapkan Para guru bantu berharap agar insentif tidak dicoret dari APBD, karena sangat diharapkan. Tetapi, jika memang akan dicoret diharapkan dapat dianggarkan insentif sejenis untuk mereka. Gaji mereka sebesar Rp. 700.000/bulan dirasakan masih kurang. Apalagi memiliki tanggung jawab dan pekerjaan yang tidak berbeda dengan PNS. Kadinas Pendidikan Dra Hj Endang DW MPd melalui Kabid Pendidikan Drs H Zaenuri MPd menjelaskan, belum dicairkannya insentif guru bantu, karena APBD 2007 belum disahkan. Pencairan insentif bagi guru bantu akan dilakukan bersamaan dengan PNS Pemkot, sehingga tidak perlu dipermasalahkan. ''Sepengetahuan saya, anggaran insentif akan tetap dicairkan lewat APBD,'' papar Zaenuri. Dia menjelaskan, pencairan kemungkinan akan dilakukan April atau Mei setelah APBD ditetapkan. Guru bantu yang berjumlah sekitar 200 orang tidak perlu khawatir, karena pemerintah tetap akan mengupayakan pemberian insentif sebagai tambahan penghasilan mereka. Anggota DPRD Muh Haris menjelaskan, persoalan insentif masih dalam pembahasan tim anggaran Pemkot dengan panitia anggaran DPRD. Ahmad Suhada dari Komisi I DPRD membenarkan adanya keterlambatan pencairan anggaran insentif bagi guru bantu tersebut. ''Insentif belum dicairkan, karena APBD 2007 belum disahkan,'' katanya. Menurut dia, pekan lalu eksekutif telah mengajukan surat kepada DPRD agar dapat mempercepat pencairan pos anggaran tersebut. Rencananya, Senin (2/4), akan digelar rapat paripurna membahas surat eksekutif tersebut. ''DPRD sepertinya akan menyetujui permohonan tersebut.'' (H2-37) |