| Senin, 02 April 2007 | SEMARANG |
Kondisi Jalan Provinsi Banyak Dikeluhkan
UNGARAN - Kondisi jalan provinsi yang rusak dan berlubang di Ngampin, Ambarawa, cukup memprihatinkan dan dikeluhkan banyak pihak. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Mas'ud Ridwan SE mendesak Bina Marga Provinsi untuk segera memperbaiki jalan yang menghubungkan Ambarawa - Magelang. ''Pemkab kami harap juga pro aktif untuk mendorong perbaikan jalan ke Bina Marga Jateng. Sebab jalan itu merupakan yang utama dan tidak ada alternatifnya,'' kata dia, kemarin. Menurut Mas'ud, jika dibiarkan akan semakin parah. Keselamatan pengguna jalan, ungkapnya, juga dipertaruhkan dalam hal ini. ''Apalagi saat cuaca buruk jalan berlubang sangat membahayakan. Padahal di sepanjang jalan itu minim penerangan,'' tegas Mas'ud. Ia juga menerangkan, jalan provinsi di Bawen atau sekitar terminal, juga banyak yang berlubang. Padahal belum lama jalan tersebut diperbaiki. ''Kondisi jalan di Kabupaten Semarang mestinya diperhatikan mengingat perannya sangat penting, karena menghubungkan kota-kota besar seperti Semarang - Yogya dan Semarang - Solo,'' ucap dia. Mas'ud meminta ada tim audit dan pemeriksa hasil pekerjaan jalan apakah sesuai bestek. Pemborong juga perlu mendapat teguran keras. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Ir Totit Oktoriyanto menjelaskan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Bina Marga Provinsi. ''Pihak kami sudah meminta segera ada perbaikan jalan di Ngampin, Ambarawa dan Bawen. Kami juga menerima banyak keluhan masyarakat,'' tandas Totit, kemarin. Jalan Kabupaten Adapun kondisi jalan kabupaten mayoritas mengalami kerusakan antara 20 hingga 30 persen di setiap ruasnya. Untuk merawat jalan setiap tahun DPU menganggarkan biaya perawatan. Dia menerangkan, hingga saat ini masih ada dua (dari 102) ruas jalan di kabupaten yang sama sekali belum tertangani sejak 1980. Dua ruas tersebut adalah Candirejo - Borangan (Kecamatan Pringapus) dan Tegaron - Sepakung (Kecamatan Banyubiru). Padahal akses jalan tersebut cukup penting untuk akses menuju jalan ke luar kabupaten. ''Jalan Candirejo - Borangan sepanjang 10,5 kilometer memudahkan akses jalan menuju ke Kabupaten Demak. Jalan ini sejak 1980 belum pernah ditangani sampai jalannya hilang. Mulai tahun depan kami tangani,'' tegasnya. Jalan Sepakung - Nogosaren (Banyubiru) sepanjang 7, 8 kilometer yang bisa tembus Salatiga kondisinya masih makadam dan rusak ringan. ''Kami juga berencana menangani jalur Kedayon - Salaran (Getasan) sepanjang 5, 6 kilometer yang tembus ke Magelang,'' terang Totit. (H14-16) |