| Senin, 02 April 2007 | INTERNASIONAL |
LINTAS JAGATUbah Taktik Hadapi MilitanMANILA - Militer Filipina mengubah taktik mereka dalam menghadapi kaum militan. Pasukan Filipina akan lebih banyak melakukan kegiatan kemanusiaan dan mengurangi aktivitas tempur. Perubahan taktik itu diumumkan oleh Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Hermogenes Esperon, kemarin. Esperon mengatakan, militer akan menonaktifkan tank dan menggantinya dengan buldoser dan traktor untuk merangkul para petani di Pulau Jolo mulai bulan depan. Jolo adalah daerah basis kelompok militan Abu Sayyaf. Pulau itu diduga menjadi tempat persembunyian otak serangan bom Bali 2002. Militer Filipina berharap, penduduk setempat akan makin kooperatif dengan pendekatan kemanusiaan tersebut. Militer melakukan perubahan taktik itu setelah menggelar ofensif besar-besaran selama delapan bulan. (rtr-ben) |