logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 02 April 2007 BANYUMAS
Line

Rakerda Partai Golkar Panas

BANJARNEGARA - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar Kabupaten Banjarnegara 2007, di Gedung DPD II, kemarin, panas. Terjadi selisih pendapat soal tuntutan musyawarah luar biasa (musdalub) antara sejumlah pengurus dewan pimpinan daerah (DPD) II Partai Golkar dan pimpinan kecamatan (PK).

PK berkeinginan musdalub masuk agenda rakerda, tapi pengurus DPD menghendaki sebaliknya. Banyak interupsi dari para peserta saat akan pembukaan rakerda oleh Ketua DPD Banjarnegara Suparno sekitar pukul 09.00. Beberapa peserta mengancam akan membatalkan acara dengan tidak mengikuti rapat, bila musdalub tidak masuk dalam agenda rakerda.

Suasana menghangat ketika sekitar 50 orang pengurus desa (PD) yang menyetujui musdalub mendatangi Gedung DPD II, walau tidak masuk ruang rapat karena mendapat penjagaan aparat kepolisian dan Satgas Partai Golkar. Rakerda pun di-break sekitar satu jam dan digelar sidang terutup.

Menyetujui

Ketua Paguyuban PK Partai Golkar Sultoni SH kepada wartawan mengemukakan, sidang yang diikuti beberapa perwakilan PK dengan pengurus DPD tersebut akhirnya menyetujui akan dibentuk tim untuk musdalub. Tugas tim tersebut adalah berkonsultasi dengan DPD I.

Tim musdalub terdiri atas perwakilan pengurus harian DPD II, perwakilan PK, dan organisasi sayap. Anggota tim terdiri atas Sultoni SH, Drs Setyo Hartadi, Agus Junaedi (perwakilan PK), Harsono, Sunyana (Dewan Penasihat DPD), Akrom (Kasgoro), dan Adven Kristianto (AMPG).

Sultoni menambahkan, pihaknya menghendaki musdalub digelar pada bulan April, namun tanggalnya belum ditentukan. Sebagai salah satu hasil rakerda, musdalub harus dijalankan. (H25-66)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA