logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 Maret 2007 SALA
Line

Dua Siswi Kesurupan

WONOGIRI - Dua siswi SMP Negeri 2 Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, tampaknya menjadi langganan kesurupan. Dalam waktu seminggu terakhir ini, keduanya paling tidak telah lima kali kesurupan di sekolah dan di rumah.

Keduanya, Sulastri dan Susilowati, masih duduk di kelas IX B. Sulastri adalah putri keluarga Parmin di Dusun Ngricik, Desa Pule, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Sementara Susilowati, anak keluarga Suparman warga Desa Pelem Putih, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo.

Kepala SMP Negeri 2 Selogiri Drs Joko Sunaryo yang coba dimintai konfirmasi, Selasa (27/3), tidak berhasil dijumpai karena tengah bertugas ke Dinas Pendidikan Wonogiri.

Tiga Kali

Wakil Kepala Sekolah Sudarto SPd dan Wakasek Bidang Kesiswaan Dwi Hartanto SPd membenarkan derita yang dialami kedua siswi itu. Dikatakan, dalam sepekan terakhir keduanya kesurupan tiga kali di sekolah, yakni Rabu, Jumat, dan Sabtu pekan lalu.

Kemudian, Senin (26/3) lalu mereka kembali kesurupan sehingga tidak masuk pada Selasa (27/3) kemarin. Rekan-rekannya mengatakan, kedua siswi itu selalu merasa pusing. Tidak berapa lama kemudian, mereka biasanya pingsan.

Dan, ketika akan sadar, mereka mengigau layaknya orang kesurupan. Pihak sekolah sebenarnya telah mengupayakan penyembuhan secara islami, dengan mengadakan rukyah.

Begitu di-rukyah, keduanya sembuh. Tetapi, tidak berapa lama kemudian, kesurupan lagi dan berlangsung terus secara berulang-ulang.

Ketika menghadapi uji coba ujian nasional (UN), keduanya mengerjakan soal-soal di rumah Sulastri, bukan sekolahan, karena takut kesurupan jika menjalani uji coba UN di sekolah.

Tetapi, ternyata mereka tetap kesurupan meskipun mengerjakan soal di rumah. Pihak sekolah merasa repot menyikapi kesurupan berulang-ulang kedua siswi tersebut.(P27-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA