logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 Maret 2007 OLAHRAGA
Line

The Winning Team Dipertahankan

YOGYAKARTA - Pelatih PSIM Sofyan Hadi berusaha mempertahankan the winning team dalam pertandingan menghadapi Arema di Stadion Madala Krida Yogyakarta, sore ini.

Pada pertandingan sebelumnya Seto Nurdyantara cs mengalahkan Persekabpas Pasuruan 1-0 lewat gol Ranu Trisasongko pada menit pertama.

''Namun demikian, kita masih melihat kondisi terakhir para pemain,'' katanya di sela-sela menunggui latihan di Stadion Mandala Krida, kemarin.

Dalam klasemen sementara, ''Laskar Mataram'' berada di urutan ke-15. Karena itu, pertandingan sore nanti mempunyai nilai yang sangat penting bagi tuan rumah karena berpeluang mengangkat mereka ke papan tengah. Kemenangan atas Persekabpas menjadi modal utama untuk tampil lebih bersemangat.

Untuk bisa meraih angka penuh, Sofyan mengisyaratkan cocok dengan komposisi yang dimainkan menghadapi anak-anak Pasuruan.

Saat itu, pria yang pernah menangani Persija tersebut sengaja menempatkan M Ansori sebagai gelandang. Biasanya dia berperan sebagai bek sayap.

Eks pemain PSS Sleman itu menggusur Jose Bello yang harus rela duduk di bangku cadangan. Sedangkan posisi yang ditinggalkan M Ansori diisi Dony Hermawan.

Absennya Adolfo Souza, disiasati Sofyan dengan menarik maju Seto Nurdyantara menjadi seorang striker.

Untuk mengganti Seto di lini tengah, ditempatkan Taufik, yang sebelumnya lebih banyak dibangkucadangankan.

Kartu Kuning

Untuk barisan belakang trio asing tetap tidak tergoyahkan. Formasi ini terlihat manjur, sehingga tiga angka bisa diraih.

Manajer Nugroho Swasto menuturkan, usai melawan Arema, PSIM harus menjalani dua laga tandang di Kalimantan.

Pada hari Minggu (1/4), Jaime Sandoval dkk harus siap menghadapi Persiba di Balikpapan.

Kemudian Rabu (4/4), giliran bertemu PKT di Bontang. ''Minggu anak-anak harus bertanding di Balikpapan. Untuk itu, kita harus pandai-pandai melakukan rotasi pemain,'' ungkap pria yang biasa disapa Inug tersebut.

Bagi Arema, partai melawan PSIM merupakan dilema tersendiri. Pasalnya, saat menghadapi Deltras di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu lalu, tujuh pemainnya terkena kartu kuning.

Selain harus tampil hati-hati untuk mengantisipasi akumulasi kartu, sebagai tim tamu mereka juga bakal bertanding di bawah tekanan dari kelompok suporter tuan rumah, Brajamusti. (sgt,jo-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA