| Rabu, 28 Maret 2007 | OLAHRAGA |
Batang Miliki Lapangan Latihan GolfBATANG- Batang kini memiliki lapangan golf. Meski hanya berstandar lapangan latihan, keberadaan fasilitas itu memiliki prospek cerah. Selama ini, di wilayah Batang, Pekalongan, dan sekitarnya belum ada fasilitas untuk golf. Lapangan ini digagas oleh Badan Musyawarah Perbankan (BMP). "Ide ini muncul karena teman-teman yang memiliki hobi golf kesulitan untuk menyalurkan hobinya. Padahal di Batang-Pekalongan banyak golfer," ujar Ketua BMP Pekalongan, Momo Mulyana, kemarin. Dari pertemuan dengan para pimpinan perbankan setempat, akhirnya muncul ide untuk membuat lapangan golf mini. Dengan jumlah 17 anggota, mereka sepakat mencari lahan. "Kami menemukan lahan di tepi jalan yang sangat tepat untuk dijadikan lokasi. Kebetulan, pemiliknya salah satu nasabah BCA," ujar Wakil Ketua BMP, Windoyo. Lapangan itu terletak di Gabus, Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang. Tepatnya di sebelah utara jalan raya pantai utara (pantura), perbatasan Batang-Kota Pekalongan. "Ternyata ide kami didukung penuh oleh bupati. Maka, kami langsung membangunnya meski masih dalam taraf sederhana," tandas dia. Ke Semarang Windoyo menjelaskan, selama ini para golfer jika ingin berlatih harus pergi ke Taguya, Tegal atau Semarang. Itu tentu membutuhkan dana besar. Karena itu, perlu tempat yang dekat dengan domisili dan kantor mereka. "Kalau ke Tegal dan Semarang dihitung-hitung untuk main golf menghabiskan dana sekitar Rp 25 juta. Dengan adanya lapangan di Batang ini, akan menghemat biaya," papar Pimpinan Bank Jateng Cabang Batang ini. Selain itu, mereka bisa main kapan saja, pagi maupun sore. Pada perkembangannya, sedikit demi sedikit akan ditambah fasilitas. Salah satunya lampu bagi yang akan berlatih malam hari. "Kami berharap dengan lapangan yang sederhana ini nantinya bisa melahirkan atlet golf. Selain itu tentunya bisa menjadi ajang promosi untuk investor. Bagi yang berminat, silakan berlatih." Bupati Batang Bambang Bintoro menyambut positif keberadaan lapangan golf itu. "Harapan saya, lapangan itu bisa digunakan untuk event-event dalam rangka memajukan daerah." (ar-40) |