logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 Maret 2007 OLAHRAGA
Line

Li Na Singkirkan Clijsters

MIAMI - Li Na, petenis asal China yang menempati peringkat 17 dunia, berjuang keras selama tiga set untuk membuat kejutan dengan menyingkirkan juara Miami 2005, Kim Clijsters, dan membukukan tempat di babak perempat final. Li menang 4-6, 6-4, dan 6-2.

Li selanjutnya akan berhadapan dengan petenis Rusia Anna Chakvetadze untuk memperebutkan satu tiket ke semifinal. Anna mengalahkan petenis Italia, Mara Santangelo, dalam pertandingan mudah yang berakhir 6-1, 7-5.

Clijsters, yang hanya mengoleksi satu gelar Grand Slam di AS Terbuka 2005, mengalami masalah dengan punggungnya dan tidak bisa menampilkan permainan terbaik.

"Saya tidak bisa menampilkan permainan terbaik," katanya, "Saya hanya terus mencoba fokus, yakin untuk terus berlatih dan mencoba untuk meraih puncak penampilan. Tetapi hal itu tidak mudah karena secara fisik saya tidak mampu lagi untuk tampil dalam turnamen secara berturut-turut."

Clijsters mengatakan, Li Na --yang menjadi harapan China untuk merebut emas Olimpiade 2008-- memiliki potensi untuk masuk jajaran 10 besar dunia.

"Saya yakin bahwa dia bisa menembus posisi 10 besar dunia. Saya selalu bermain ketat dengannya," kata Clijsters.

"Dalam dua atau tiga pertemuan sebelumnya, dia kehilangan poin penting. Saya pikir, mungkin saat itu dia masih gugup. Tetapi ini hanyalah persoalan waktu baginya untuk bisa melalui pertandingan-pertandingan itu. Kemudian, saya pikir, rasa percaya dirinya akan secara otomatis naik dan dia akan berada di sana," katanya.

Roger Federer

Selain Li Na, petenis putra dan putri nomor satu dunia, Roger Federer dan Justine Henin, meneruskan langkahnya di turnamen Seri Master ATP/WTA Miami itu.

Federer, bintang tenis asal Swiss yang rekor kemenangan 41 kali berturut-turutnya dipatahkan oleh pemain Argentina Guillermo Canas di Indian Wells pekan lalu, melaju ke babak keempat dengan mengalahkan petenis Spanyol Nicolas Almagro 7-5, 6-3.

"Saya harus benar-benar berkonsentrasi karena dari awal saya sudah tahu dia adalah petenis dengan pukulan keras. Kondisi di lapangan sangat berangin dan saya masih mencari irama karena tidak tampil di banyak pertandingan dalam beberapa pekan terakhir," kata Federer.

"Saya senang dengan permainan saya. Secara keseluruhan, saya pikir itu adalah pertandingan yang baik dan semoga saya juga bisa tampil baik pada pertandingan selanjutnya," katanya.

Federer memiliki kesempatan untuk membalas kekalahannya dari Canas pada pertandingan berikutnya jika petenis Amerika Selatan itu mengalahkan petenis Prancis Richard Gasquet.

Sementara itu, petenis Belgia Justine Henin, unggulan kedua di belakang petenis Rusia Maria Sharapova, mengalahkan Vera Zvonareva 6-3, 6-2 untuk bertemu unggulan keenam Nadia Petrova.

Petrova sebelumnya harus berjuang selama tiga set untuk menundukkan rekan senegaranya Dinara Safina 3-6, 6-2, 6-4. (ant-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA