| Rabu, 28 Maret 2007 | OLAHRAGA |
Azzurri, Siapa Takut?BARI - Kendati berlabel juara dunia 2006, nama besar tim nasional (timnas) Italia tak membuat Skotlandia jeri. The Tartan Army akan dijamu Italia pada laga kualifikasi Euro 2008 Grup B di Stadion San Nicola, Bari, Kamis dini hari WIB nanti. "Kami tak takut Italia. Kami yakin bisa memperoleh sesuatu dari pertandingan nanti," tegas gelandang Skotlandia Paul Hartley, kemarin. Kepercayaan diri tinggi tim tamu bukan tanpa alasan. Pasalnya, Skotlandia menunjukkan performa positif hingga laga kelima di kualifikasi Euro 2008. Mereka memimpin grup dengan mengemas 12 poin. Namun, catatan sejarah Skotlandia tiap bertanding di Italia selalu berakhir jelek. Terakhir, The Tartan Army dikalahkan Azzurri 0-2 lewat gol tendangan bebas Andrea Pirlo. Pelatih Skotlandia Alex McLeish menilai Italia berada dalam posisi yang tak diuntungkan dengan statusnya sebagai tim unggulan. "Tekanan lebih pada Italia karena mereka dalam posisi tertinggal di klasemen. Sebaliknya, kami tak ada tekanan sama sekali,'' ujar McLeish. Keberuntungan Gelandang Italia Gennaro Gattuso berharap timnya dinaungi keberuntungan. ''Mereka akan berbuat apa saja demi target meraih setidaknya satu poin. Akan tetapi, lebih baik menghadapi mereka daripada Prancis atau Inggris,'' jelas pemain asal AC Milan itu. Gli Azzurri masih tertahan di peringkat keempat dengan perbedaan lima poin di belakang Skotlandia dan Prancis. Yang lebih mengkhawatirkan, Fabio Cannavaro cs pernah gagal mendulang poin penuh pada saat menjamu Lithuania. "Kami butuh keberuntungan, sama seperti ketika Skotlandia menaklukkan Georgia, Sabtu lalu. Melawan Lithuania, kami memang kehilangan dua poin, tapi sekarang kami harus menang," imbuh Gattuso. Gelandang yang terkenal ngeyel ini yakin Barry Ferguson cs akan bermain seperti Celtic ketika jumpa Milan di Liga Champions. Karena itu, keberuntungan sangat penting dalam partai krusial di Bari ini. Grup B merupakan salah satu grup tersulit di kualifikasi Euro 2008. Selain dua mantan juara dunia, Italia dan Prancis, juga bercokol dua tim alot, yakni Skotlandia dan Ukraina. (rtr,A7-31) |