logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 Maret 2007 BANYUMAS
Line

Lisus Tumbangkan 23.631 Pohon

PURWOKERTO-Hasil pendataan yang dilakukan Perhutani KPH Banyumas Timur atas bencana angin lisus dua pekan lalu telah mengakibatkan 23.631 pohon tumbang. Pohon tersebut terutama berada di empat wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH).

Kepala KPH Banyumas Timur Subroto Widyiatmoko kemarin menjelaskan, jumlah pohon tumbang itu diperkirakan masih akan bertambah, karena pendataan masih berlangsung. Ada beberapa lokasi yang belum terdata, karena lokasinya berat dan belum terjangkau.

Empat BKPH yang wilayahnya dilanda lisus adalah BKPH Karangkobar, BKPH Gunung Slamet Barat, BKPH Gunung Slamet Timur da BKPH Kebasen. Pohon yang tumbang di empat BKPH itu tersebar di 11 resor pemangkuan hutan (RPH).

Pohon yang tumbang itu sebagian besar berada di kawasan hutan produksi. Jenis pohon yang tumbang berupa pohon damar, pinus, rasamala, perca dan jati. Pohon yang tumbang umurnya bervariasi antara 20-100 tahun.

Paling Parah

Lokasi hutan produksi yang kondisinya paling parah adalah di BKPH Karangkobar, sebanyak 14.035 pohon tumbang. Rinciannya di RPH Pandanarum 6.313 pohon pinus, Kalibening 1.206 pohon, Siweru 5.920 pohon dan di Wanayasa 596 pohon.

Di BKPH Gnung Slamet Barat mencapai 5.146 pohon. Yaitu di RPH Baturaden jumlah pohon tumbang ada 1.176 pohon, RPH Lebaksiu sebanyak 2.518 pohon dan di Karanggandul 1.452 pohon. Sementara di BKPH Gunung Slamet Timur terdapat 4.344 pohon yang roboh diterjang lisus. Diantaranya RPH Serang 3.900 pohon dan Tunjungmuli 444 pohon.

Di BKPH Kebasen jumlah pohon yang roboh relatif lebih sedikit, yakni di RPH Kebasen hanya 86 pohon dan RPH Kalirajut 20 pohon. Jumlah totalnya mencapai 106 pohon.

Sampai saat ini kata Subroto ribuan pohon yang roboh masih dalam proses pengangkutan untuk di bawa ke tempat penimbunan kayu di masing-masing BKPH. (G23-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA