| Kamis, 22 Maret 2007 | MURIA |
Rp 50 Juta di Panther Diembat MalingKUDUS- Masnan (42), warga Desa Raguklampitan, Kecamatan Batealit, Jepara, kontan lemas begitu mengetahui uang Rp 50 juta yang disimpan di dashboard mobil Panther K 8621 JC, raib diembat maling. Korban yang wiraswastawan itu mengaku baru saja mengambil uang dari BRI Demak. Setelah mengambil uang, dia bermaksud membeli kerbau pada Karwi (40), warga Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati. Namun malang, saat hendak membayar dia baru menyadari mobilnya telah disatroni pencuri. ''Waktu saya datang ke kandang kerbau milik Karwi sekitar pukul 10.30, pintu mobil masih tertutup. Akhirnya saya memutuskan untuk menunggu di pagar depan," jelasnya. Uang dalam plastik itu dia tinggal di mobil. Sekitar pukul 11.00 dia mengaku melihat seseorang berjalan dari arah selatan menuju utara. Pria Berjaket Hitam Setelah melewati mobilnya pria berjaket hitam itu terlihat langsung membonceng sepeda motor Satria berwarna putih yang melaju dari arah yang sama. Dia sendiri sama sekali tidak berpikir pria itulah yang diduga membobol kaca mobilnya dan mengambil uang yang masih tersimpan di dashboard. "Setelah Karwi datang, saya dan dia tawar menawar harga kerbau. Saya kemudian bermaksud mengambil uang di mobil," jelasnya. Betapa terkejut dia begitu mengetahui kaca mobilnya pecah dan laci dashboard terbuka serta uang yang disimpan di dalamnya sudah raib. Masnan mengaku tidak mendengar suara kaca mobilnya yang dipecah pencuri. Dia juga heran kenapa alarm mobilnya tidak berfungsi. Padahal alarm itu masih dalam keadaan aktif. Kapolres Kudus melalui Kapolsek Jati AKP Yanu Wartono didampingi Kasatreskrim AKP Benny Bawensel saat ditemui di TKP menyatakan, pihaknya masih akan menyelidiki kasus itu.(H35-17) |