| Kamis, 22 Maret 2007 | INTERNASIONAL |
LINTAS JAGATRusia Bantah Ancam IranNEW YORK - Rusia membantah berita media Amerika Serikat bahwa negeri itu mengancam tidak memberikan bahan bakar nuklir untuk pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, Iran, jika Teheran tidak memenuhi tuntutan PBB untuk menghentikan pengayaan uranium. ''Saya bisa memberitahu Anda bahwa laporan itu tidak tepat, tidak ada ultimatum Rusia kepada Iran tentang apa pun,'' kata Dubes Rusia untuk PBB Vitaly Churkin kepada wartawan. ''Kami tetap menganggap kegiatan Bushehr sebagai sesuatu di luar cakupan aturan hukuman PBB.'' Harian New York Times, mengutip keterangan pejabat Amerika Serikat, Eropa, dan Iran, melaporkan penasihat utama keamanan Rusia Igor Ivanov, pekan lalu, menyampaikan ultimatum kepada wakil ketua perunding nuklir Iran Ali Hosseini Tash. Iran juga membantah laporan tersebut. ''Saya membantah berita itu,'' kata Hosseini Tash kepada radio negara. ''Ivanov mencoba meyakinkan kami bahwa persoalan pembangkit Bushehr tidak terkait dengan masalah nuklir.'' Moskwa pekan lalu membuat marah Teheran dengan membatalkannya tenggat Maret untuk mengirim bahan bakar bagi pembangkit listrik senilai satu miliar dolar (sekitar Rp 9 triliun), yang dibangunnya di dekat kota Bushehr, Iran. Dalam pernyataan terbuka, Rusia menuduh Iran tidak membayar utang pada Moskow untuk proyek Bushehr tersebut.(ant-26) Mogok Umum di Israel JERUSALEM - Serikat buruh Histadrut, Israel, melakukan pemogokan umum, Rabu kemarin. Aksi tersebut menghentikan penerbangan internasional dan menutup pelayanan-pelayanan publik setelah perundingan dengan pemerintah mengalami kegagalan. Pemogokan itu dimulai pukul 09.00 waktu setempat (14.00 WIB), saat satu pengadilan buruh bersidang membicarakan gugatan pemerintah untuk perintah mencegah tindakan itu demi memulihkan pelayanan publik. Histadrut, serikat buruh kuat negara itu, mengatakan pemogokan itu berdampak pada pelayanan-pelayanan penting seperti bus, pemadam kebakaran, kereta api, kantor-kantor pemerintah, dan bandara internasional Ben Gurion Tel Aviv. ''Kami mendapat laporan dari lapangan bahwa para pekerja mulai menanggapi pemogokan itu. Menyangkut perkembangan di pengadilan buruh kami akan menerima instruksi-instruksi yang layak,'' kata Jihad Akel, pejabat Histadrut, kepada Radio Israel. Serikat buruh itu menuduh ribuan pekerja kotapraja yang diwakilinya tidak digaji selama beberapa bulan. Pemerintah mengatakan pihak berwenang lokal disalahkan karena tidak melakukan program penghematan yang disepakati tahun 2004 agar mereka dapat membayar gaji-gaji itu.(ant-26) Gambar Yesus 'Berdarah' NEW DELHI - Ribuan orang Nasrani membanjiri rumah keuskupan di Kepulauan Andaman, India, untuk menyaksikan fenomena langka. Mereka berbondong-bondong datang untuk melihat gambar Yesus Kristus yang dikabarkan mengeluarkan darah dari jantungnya. ''Meski kini sudah berhenti namun orang-orang masih mendatangi rumah keuskupan dan menanyakan soal keajaiban itu,'' kata Eric Nathaniel, operator radio polisi yang memiliki gambar Yesus yang menghebohkan itu. Eric dan keluarganya kali pertama menyaksikan keluarnya cairan merah yang diyakini sebagai darah dari gambar Yesus di rumahnya pada 8 Maret lalu. Keluarganya terkesima melihat gambar itu berdarah. Darah itu tampaknya mengalir dari jantung Yesus dalam potret yang diletakkan di atas meja kecil di rumah mereka. Keluarga Eric awalnya tidak menyebarkan insiden ganjil itu kepada siapa pun karena khawatir tidak akan ada yang percaya. ''Kami hanya menyalakan lilin dan berdoa. Setelah itu darah pun berhenti,'' kata Eric seperti dikutip UNI dan dilansir CNN, kemarin.(dtc-26) |