KUDUS - Bisnis pembuatan tas akhir-akhir ini menurun. Persoalannya,
beberapa bulan terakhir ini harga bahan baku cenderung naik. Ironisnya,
pedagang tidak menaikkan harga produk karena takut kehilangan pelanggan.
"Keuntungan kami turun sekitar 20 persen," kata salah seorang
perajin tas di Desa Getaspejaten, Iraudin, Minggu (19/3).
|
 |
SEMULA tidak terbayang oleh Ngatman (50), warga Desa Kemiri,
Kecamatan Jepon, Blora. Berawal dari iseng, hasil ketrampilannya membuat
miniatur kapal pinisi itu kini ia bisa untuk menghidupi keluarganya.
|