| Selasa, 20 Maret 2007 | SEMARANG |
Rp 2 Miliar untuk Masyarakat MiskinBALAI KOTA- Pemkot mengucurkan dana Rp 2 miliar untuk membantu masyarakat miskin (Maskin) di wilayah Kota Salatiga dalam tahun 2007 ini. Program tersebut dilakukan sebagai pengganti bantuan langsung masyarakat (BLM) sebesar Rp 2,2 miliar atau 200 juta tiap kelurahan, karena dianggap kurang efektif. Kepala Bapedda Kota Salatiga Drs Cholil Asad mengatakan program itu merupakan intervensi langsung pemkot dalam mengurangi jumlah Maskin. Sebab, jumlah rumah tangga miskin (RTM) masih terhitung banyak, yakni 9.128 keluarga. ''Program BLM yang sudah tidak dilakukan lagi itu, kami alihkan untuk pengentasan kemiskinan,'' kata Cholil, dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di aula pemkot, belum lama ini. Anggaran untuk membantu mengurangi jumlah keluarga miskin itu dinilai masih minim dan diperkirakan hanya akan menyelesaikan masalah kemiskinan sebesar satu persen saja. Namun ada pula bantuan melalui kegiatan Program Pengentasan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) dari pusat Rp 3,2 miliar. Kemudian disalurkan melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di tiap kelurahan dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). (H2-16) |