| Selasa, 20 Maret 2007 | EKONOMI |
Isuzu Rilis ELF 120 PS, Truk Berstandar Euro-2SEMARANG-Ketentuan pemerintah mengharuskan mobil yang diproduksi di Indonesia tahun 2007 berstandar Euro-2, telah dipenuhi Isuzu. Lewat produk terbarunya yang pekan lalu di-launching di Semarang, Isuzu memperkenalkan truk ELF 120 PS. Produk ini, menurut Marsus Santoso, Regional Manager PT Astra International (Isuzu Jateng) menghasilkan emisi gas buang yang ramah lingkungan. Dengan kekuatan baru 95 PS dari sebelumnya hanya 77 PS, truk ini memiliki kenyamanan yang lebih baik. Apalagi dilengkapi tambahan kekuatan di mesin turbo, sehingga bisa melintasi tanjakan tanpa masalah. ''Semua produk terbaru Isuzu yang dilempar ke pasar sejak Januari 2007 sudah sesuai ketentuan Euro-2,'' katanya pada acara ''Business Presentation ELF 120 PS'' di Hotel Grand Candi akhir pekan lalu. Dia didampingi Regional Service Head Heribertus Paryanto, Branch Manager Semarang Dedi Santosa dan Marketing Manager PT Pantja Motor (agen tunggal Isuzu) Edy Jusuf Oekasah. Sedangkan yang diproduksi tahun 2006, kata Edy Jusuf semua sudah habis terjual. Dengan begitu semua produk yang dilempar ke pasar tahun ini, sudah memenuhi standar Euro-2. ''Kami sudah tidak memiliki sisa produk tahun lalu yang telah terjual habis Februari 2007. Sementara produk keluaran tahun lalu milik kompetitor hingga sekarang masih banyak yang dijual di pasaran,'' katanya. Market Share Dedi Santosa menambahkan, selama 2006 telah terjadi penurunan penjualan truk Isuzu sampai 40 persen. Kalau tahun 2005 angka penjualan bisa mencapai 4.900 unit, maka 2006 hanya terealisasi 2.400 unit. ''Untuk pertumbuhan pasar Isuzu tahun 2007 ini, diprediksi sekitar 10 persen,'' katanya. Target penjualan untuk wilayahJateng dipatok sebanyak 500 unit atau tumbuh 20 persen. Untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional, saat ini prinsipal Isuzu telah memproduksi sebanyak 450 unit mobil tiap bulan. Sedangkan untuk mendukung pemasaran, tambah Marsus pihaknya menerapkan tiga strategi. Pertama, melakukan pelatihan standar Astra untuk meningkatkan kemampuan penjualan. Kedua, meningkatkan komunikasi lewat media dan ketiga after sales service. Untuk dukungan purna jual, pihaknya menjamin kemudahan pembelian suku cadang. ''Kalau dalam waktu 24 jam, konsumen kesulitan memperoleh suku cadang, akan diberikan secara cuma-cuma,'' katanya. Saat ini, dia mengakui sudah memiliki network berupa tujuh dealer dan 7 bengkel perwakilan. ''Selain itu, kami juga punya bengkel jalan dan call center 24 jam. (B19-33) |