| Rabu, 14 Maret 2007 | OLAHRAGA |
Persib Mengincar Kado UltahBANDUNG - Pertandingan antara Persib Bandung melawan Persema Malang baru berlangsung Rabu (14/3) sore di Stadion Siliwangi. Tapi, hasil akhir untuk kemenangan tuan rumah seolah benar-benar sudah terjadi. Pasalnya, pada hari itu Persib tengah merayakan hari jadinya yang ke-74. Kemenangan pun menjadi barang paling diburu untuk dapat dipersembahkan sebagai kado berharga. Ketua Umum Persib, Dada Rosada, menyebut kemenangan bagi timnya sebagai harga mati. Karenanya, harus diwujudkan Nova Aryanto dkk. Bahkan Wali Kota Bandung itu menyertakan syarat tambahan. "Harus menang. Itu pun dengan catatan, bermain cantik," katanya, kemarin. Jika harapan tersebut bisa dipenuhi, Dada tak akan sulit mengguyur para pemainnya dengan tumpahan bonus istimewa. Dalam penilaian dia, kadang tim dapat menang tanpa memperlihatkan performa yang apik sehingga kurang sreg. "Kalau main bagus, hasil akhirnya menang, kegembiraan akan lebih terasa," terangnya. Pelatih Arcan Iurie tampaknya siap menjawab pengharapan tersebut. Usai memukul Persik Kediri, arsitek tim asal Moldova itu menyampaikan bahwa potensi Persib dapat menjawab semua tantangan kompetisi. "Syaratnya kita kerja keras," tandasnya. Atas kondisi tuan rumah, kubu Persema mengaku tidak ciut nyali. Bahkan mereka siap memberikan kado pahit buat Persib di hari ulang tahunnya. Kesempatan melakukan itu terbuka lebar. Grafik permainan Persema telah memberi efek kejut pada liga musim ini. Jago kandang macam PSIS pun sukses dilumat. "Saya rasa raihan kami hanya kebetulan. Lebih baik kami fokus ke Persib. Mereka tim kuat," kata pelatih Rohanda. Persema mengandalkan Franco Hitta di depan. Bersama Hector Velasquez, dia siap memperdaya soliditas lini lawan yang ditongkrongi Patricio Jimenez, Nyeck Nyobe, dan Nova. Bima Sakti memimpin perebutan lini tengah saat Persib mengandalkan Eka Ramdani dan Lorenzo Cabanas. Di belakang, keberingasan striker asal Kamerun, Christian Bekamenga coba ditaklukan Alfredo Reyes. (dwi-40) |