| Rabu, 14 Maret 2007 | OLAHRAGA |
Arema vs Persijap DitundaJEPARA- Pertemuan Arema vs Persijap yang sesuai jadwal mestinya digelar Sabtu (17/3) depan di Stadion Gajayana Malang, ditunda Mei mendatang. Persijap berniat memprotes perubahan jadwal itu. Informasi penundaan jadwal pertandingan diterima Persijap, Selasa (13/3) melalui surat yang dikirim Badan Liga Indonesia (BLI) via faksimil. Surat ditandatangani oleh Ketua BLI Andi Darussalam Tabussala. ''Kami baru saja menerima informasi itu. Kami sendiri kaget, karena sejak awal PSSI sudah berjanji tak akan mengubah jadwal sebagaimana ditetapkan sebelum kompetisi. Tapi kenyataanya seperti ini,'' kata Edy Sujatmiko, manajer Persijap, semalam. Meski ditunda Mei, belum ada kepastian kapan persisnya waktu pertandingan. ''Kami akan mempelajari dulu duduk persoalannya. Kami ingin menanyakan ini ke BLI,'' lanjutnya. Edy menjelaskan, alasan pengunduran itu karena Arema merasa tak memiliki waktu recovery cukup. Arema, Rabu (14/3) ini menjalani partai away melawan Persiwa di Stadion Pendidikan Wamena. ''Kalau penundaan ini karena kondisi tersebut, tim-tim lain juga mengalami hal serupa. Kami pun pernah mengalami waktu istirahat yang pendek seperti Arema ketika melawat ke Wamena. Hanya istirahat dua hari, kami langsung menjamu PKT Bontang. Kami sebenarnya komitmen dengan jadwal PSSI. Tapi kalau jadwal bisa berubah-ubah seperti ini, jelas merugikan,'' kata Edy. Selain penundaan partai lawan Persijap, partai Arema versus Deltras Sidoarjo, 25 Maret, juga diundur. Ketika itu, Arema memang baru pulang dari Liga Champions Asia menghadapi klub Kawasaki Frontale di Jepang. Persijap sebenarnya dalam posisi menguntungkan seandainya jadwal tidak ditunda. Kasiyadi dkk memiliki masa recovery cukup panjang, 13 hari. Masa jeda ini jauh lebih longgar ketimbang Arema, yang menjalani tiga pertandingan selama 13 hari tersebut. Pelatih Yudi Suryata menyatakan, perubahan jadwal mengacaukan persiapan timnya. ''Kami sudah fokus menatap Arema sesuai jadwal semula. Jika kondisinya seperti ini jelas mengganggu program latihan,'' katanya. (H15,kar-40) |