| Rabu, 14 Maret 2007 | OLAHRAGA |
Mourinho Belum Melempar HandukJANGAN kehilangan angka sebelum memastikan gelar juara. Prinsip itu harus dicamkan benar-benar oleh Gary Neville cs. Meski Manchester United (MU) unggul sembilan angka atas saingan terdekatnya, Chelsea, persaingan perburuan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini belum berakhir. Apalagi rival mereka memiliki keuntungan satu pertandingan di tangan. MU yang sedang mengejar gelar liga pertama sejak 2003, mengumpulkan 72 poin setelah 29 pertandingan. Sementara Chelsea, juara dalam dua musim terakhir, mengemas 63 angka dari 28 laga. Tak seperti bos Arsenal Arsene Wenger, Manajer Chelsea Jose Mourinho belum melemparkan handuk tanda menyerah. Pelatih asal Portugal itu optimistis pasukannya akan menjungkalkan The Red Devils dari puncak klasemen dalam beberapa laga ke depan. Dia masih menyimpan keyakinan tinggi, raihan juara tiga musim berturut-turut akan berada dalam genggaman John Terry dkk. Memang tak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola. Ketegangan masih akan tersaji, perburuan gelar makin memanas dengan sembilan pertandingan tersisa bagi Setan Merah dan sepuluh bagi Chelsea. MU juga masih harus bertandang ke Stamford Bridge, London, yang merupakan markas Chelsea pada 14 April mendatang. Pertemuan sebelumnya di Old Trafford berakhir imbang 1-1. Pertandingan Berat Pasukan Mourinho pun masih menyisakan pertandingan berat menghadapi Arsenal di Stadion Emirates pada 5 Mei. Pada partai sebelumnya di Stamford Bridge, Chelsea dan Arsenal berbagi skor 1-1. Pada waktu yang sama, tim asuhan Alex Ferguson akan menjalani derby kontra Manchester City. Aroma laga lawan kesebelasan sekota selalu dipastikan sengit dan ketat. Hal itu juga yang terlihat ketika anak-anak asuhan Stuart Pearce takluk 1-3 dalam derby pertama musim ini di Old Trafford. Banyak faktor yang bisa menyebabkan prediksi juara liga meleset. Selain faktor teknik seperti kualitas pemain dan strategi pelatih, ada aspek nonteknis yang tak kalah menentukan seperti kebugaran tim dan cederanya pemain pilar. MU memiliki kartu truf pada diri winger asal Portugal, Cristiano Ronaldo. Berkali-kali pemain bernomor punggung 7 itu menjadi penyelamat sehingga Setan Merah tetap di jalur juara. Termasuk dua di antaranya yang sangat penting, mengatasi Fulham 2-1 pada 24 Februari dan menaklukkan Liverpool 1-0, 3 Maret lalu. Siapa kartu as Chelsea? Mourinho! Dialah otak di balik kekuatan The Blues selama ini. Jika dia masih yakin, berarti semua hal masih teramat mungkin. (Abduh Imanulhaq-31) |