| Rabu, 14 Maret 2007 | OLAHRAGA |
Pemain Diminta Lebih DisiplinSEMARANG- Dua kekalahan beruntun di kandang, yakni dari Persema Malang dan Persela Lamongan, menampar muka skuad PSIS yang merupakan runner up Liga Indonesia 2006. Padahal, musim lalu Stadion Jatidiri terkenal angker bagi tim-tim tamu. Sulit mengalahkan Mahesa Jenar kala main di depan pendukungnya. Kondisi tersebut membuat manajemen merasa perlu menggelar konsolidasi internal. Konsolidasi dan evaluasi bersama pelatih dan ofisial tim dilakukan Senin (12/3) malam, sedangkan dengan pemain digelar malam ini. ''Dalam konsolidasi, kami ingin mencari penyebab menurunnya penampilan pemain akhir-akhir ini. Tentu saja agar cepat bisa diperbaiki guna menyongsong pertandingan berikutnya,'' terang Manajer Teknik Setyo Agung Nugroho. Konsolidasi Senin malam lalu, menurut Agung, bukan merupakan ajang untuk mencari kesalahan atas menurunnya penampilan Fofee Kamara cs. Namun untuk menyolidkan manajemen dan pelatih. Jika hanya dijadikan ajang untuk cari kesalahan, hal itu dinilai tidak efektif lantaran bisa memecah kekompakan. Terlebih, cari-cari kesalahan tidak akan menyelesaikan permasalahan internal tim. ''Kekalahan tersebut tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemain, tapi juga manajemen dan pelatih. Dengan demikian, tidak ada satu pihak yang disalahkan atau dikambinghitamkan,'' tuturnya. Dari pertemuan tersebut mengemuka, untuk memperbaiki kondisi tim program-program latihan yang sudah berjalan baik akan dilanjutkan. Sedangkan program libur bagi pemain diperketat. Selain itu, Fofee Kamara cs harus lebih disiplin dan giat berlatih. Latihan merupakan cermin penampilan mereka saat pertandingan. Jika dalam latihan pemain serius, setidaknya dalam pertandingan nanti hal itu bisa dilakukan.(H13, H29-40) |