logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 14 Maret 2007 MURIA
Line

Cuaca Membaik, Nelayan Mulai Melaut

REMBANG - Setelah gelombang laut normal, para nelayan Rembang mulai beraktivitas mencari ikan. Sebelumnya mereka tak melaut, karena gelombang laut mengganas akibat pengaruh musim baratan.

Banyaknya nelayan yang sudah berani turun ke laut itu bisa dilihat dari ramainya kegiatan pelelangan di sejumlah tempat pelelangan ikan (TPI) di Rembang.

Menurut keterangan beberapa karyawan TPI, saat musim baratan pekan lalu gelombang laut cukup besar, mencapai ketinggian kurang lebih tiga hingga empat meter. Pada saat cuaca buruk itulah para nelayan tak melaut, karena takut terjadi musibah.

Kalaupun saat itu terlihat perahu yang sedang berlayar di laut, mereka adalah nelayan yang ingin tetap bekerja. Namun, daerah penangkapannya tidak terlalu jauh dari daratan. Secara umum kegiatan melaut nyaris tidak ada.

''Saat itu, kegiatan di TPI pun ikut diliburkan. Sebab tidak ada kapal yang bongkar ikan,'' ujar salah satu karyawan di TPI Kragan.

Beberapa hari belakangan ini sebagian nelayan sudah melaut, kendati mereka tetap waspada, karena sewaktu-waktu bisa terjadi perubahan cuaca. Bersamaan hal itu pula sejumlah TPI kembali melayani para nelayan yang akan melelangkan ikannya.

Asisten II Supraja SH membenarkan dalam beberapa hari ini aktivitas nelayan akan kembali normal. Jika benar, aktivitas di TPI juga akan normal.

Meski keadaan cuaca berangsur membaik, Supraja mengingatkan kepada para nelayan agar tak menangkap ikan di perairan dalam.

Alasannya, karena musim baratan belum berakhir, sehingga masih sangat memungkinkan terjadi tiupan angin kencang yang bisa menimbulkan gelombang besar.

''Jika cuaca buruk, sebaiknya jangan melaut. Semua ini demi keselamatan,'' katanya.

Pada musim baratan tahun ini telah terjadi beberapa kali musibah perahu tenggelam di perairan Rembang. Karena itu para nelayan diminta hati-hati menjalankan pekerjaan yang penuh risiko tersebut. (jl-54)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA