| Rabu, 14 Maret 2007 | SEMARANG |
Renovasi Pasar Rejosari Bisa Didanai APBDGEDUNG DEWAN- DPRD Kota Salatiga akan mengusulkan renovasi Pasar Sapi Rejosari dalam APBD 2008, jika investor batal melanjutkan rencana mereka. Alternatif pendanaan mulai dipikirkan, karena rencana renovasi dan pembangunan pasar tersebut sudah sangat mendesak. ''Kami masih menunggu konsistensi investor yang berniat membangun pasar sapi, termasuk investor lain yang berniat masuk. Tetapi, jika tidak ada kesepakatan, kami akan usulkan pembangunan pasar lewat APBD mendatang,'' kata Sekretaris Komisi II (Ekonomi dan Keuangan) DPRD Kustadi Danuri. Menurut Kustadi, hal itu telah disampaikan saat bertemu dengan Dinas Pasar dan PKL, berkaitan dengan rencana pembangunan pasar sapi. Hingga kini DPRD belum mendapat kepastian dari investor, apakah mereka telah siap atau tidak jadi membangun. ''Kami masih menunggu keputusan investor.'' Tak Diminati Komisi II juga telah mendapat masukan bahwa investor tidak ingin merenovasi pasar jika dibangun dua lantai. Pertimbangan itu telah mendapat respons positif. ''Alasan mereka cukup masuk akal. Sebab, berdasarkan pengalaman di tempat lain, kios dan los di lantai dua biasanya tidak diminati pedagang dan pembeli enggan datang,'' jelas Kustadi. Rencana renovasi itu telah bergulir selama ini dan sudah ditunggu-tunggu oleh semua pihak, termasuk Pemkot. Renovasi juga ditunggu para pedagang eksis yang selama ini mencari rezeki di pasar tersebut. Pembangunan terakhir dilakukan awal tahun 1980-an dan renovasi seharusnya dilakukan 2003 lalu. Kondisi pasar sudah sangat memprihatinkan. Banyak bagian pasar yang sudah tidak representatif lagi. Seperti atap yang bocor, tidak ada talang penampung air saat hujan, dan saluran air yang tidak berfungsi baik, sehingga kerap menyebabkan becek. Renovasi direncanakan tetap menggunakan konsep seperti pasar yang ada sekarang ini, yakni sebagai pasar tradisional. Diperkirakan renovasi akan menelan anggaran Rp 12 miliar. Sebanyak 300 pedagang dan penghuni ruko yang selama ini melakukan usaha di Pasar Sapi Rejosari, nantinya akan mendapat prioritas mendapatkan los dan ruko. Ketua Persatuan Pedagang Pasar Rejosari (P3R) Sutikno mengatakan, pedagang mendukung karena pasar dinilai sudah tidak layak lagi untuk berjualan. Bahkan, pedagang berharap renovasi dapat dilakukan secepatnya. (H2-37) |