| Rabu, 14 Maret 2007 | SEMARANG |
Hindari Motor, Bus Mandala Terguling
DEMAK - Bermaksud menghindari sepeda motor yang putar balik ke kanan secara mendadak, Bus Mandala L-7075-VA jurusan Jakarta-Surabaya terguling hingga menutup lajur jalan km 29 Semarang-Kudus, Selasa (13/3). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun enam penumpang serta pengendara sepeda motor terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Ketujuh korban yang mengalami luka ringan, Asriani (44) warga Kompleks Cendana RT 02 RW 05 Medan, Winarsih (25) Gondosari RT 06 RW 02 Kudus, Supriati (28) Raji RT 02 RW 05 Pati. Ketiganya dibawa ke RSU Sunan Kalijaga. Sedang Budiyanto (63) Kroboan RT 02 RW 07 Semarang, Suwarsono (20) warga Bae RT 02 RW 01 Kudus dan Rasiban (65) Ngaluran, Karanganyar Demak dilarikan ke RSI NU Jogoloyo. Demikian pula dengan pengendara sepeda motor Honda H-3040-VE, Hasanuddin (18) warga Gajah RT 03 RW 03 yang luka ringan harus mendapat perawatan medis. Pengemudi Bus Kuslan (48) warga Batem RT 03 RW 01 Pace, Nganjuk menuturkan, bus berangkat dari Jakarta sekitar pukul 20.30. Sesampai di Demak, ia melewati jalur lingkar, karena jika melewati kota, akan terjebak kemacetan di pasar tumpah depan eks pasar Bintoro. Jalur lingkar selatan yang mulus, memacunya untuk mengemudikan dengan kecepatan sedang. Namun ketika sampai di kilometer 29, tepatnya di marka jalan depan rumah makan Zamzam, terdapat sepeda motor yang berjalan dari arah Kudus putar kanan secara mendadak. Mengetahui hal itu, secara reflek Kuslan mengerem. Meski telah direm bodi bus sempat menyenggol sepeda motor tersebut. ''Saya terpaksa menginjak rem karena sepeda motor putar balik ke kanan mendadak dan posisinya terlalu ke tengah jalan,'' katanya. Sialnya, rem yang diinjak mendadak itu membuat bodi bus belakang terdorong ke samping dan akhirnya terguling dan terseret hingga 15 meter. Posisi bus terguling melintang di tengah jalan. Benturan dengan aspal, membuat sebagian kaca bus pecah. Para penumpang pun terluka akibat benturan dengan bodi bus. Saksi, Rozikin (26) warga Mranak Demak, mengatakan, saat kecelakaan dirinya baru saja dari pasar Jebor. Ia melihat bus mengerem mendadak dan mengeluarkan suara derit cukup keras. Dalam hitungan detik, bus terguling. Penumpang yang diperkirakan 15 orang meneriakkan takbir dan sebagian menangis. Petugas Satlantas yang berjaga di pos polisi Jebor, tak jauh dari lokasi kejadian langsung mengevakuasi korban untuk keluar dari bus tersebut. Untuk menghindari kemacetan, arus lalin dari arah Semarang menuju jalur itu melewati halaman RM Zamzam. Kapolres Demak AKBP Agung Wicaksono melalui Kasatlantas AKP Yuyun Arief KH menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Terhadap korban yang hanya luka ringan dan tidak membutuhkan perawatan medis langsung melanjutkan perjalanan dengan bus lain. Sementara korban yang butuh perawatan medis dibawa ke RSU Sunan Kalijaga dan RSI NU Jogoloyo. ''Soal faktor penyebabnya masih kami selidiki,'' katanya. (H1-16) |