| Rabu, 14 Maret 2007 | SEMARANG |
Perlu Taman Parkir di Jalan MT HaryonoSEMARANG- Para pemilik toko di sepanjang Jl MT Haryono menginginkan adanya lahan parkir di kawasan tersebut. Mereka mengakui, selama ini parkir kendaraan milik toko maupun pelanggan, lebih banyak menggunakan jalur lambat. ''Kalau digunakan untuk jalur lambat, lantas nanti parkirnya di mana ? Tidak bisa semudah parkir sejajar satu lapis. Perlu diingat, Jl MT Haryono ini wilayah bisnis dengan aktivitas kendaraan sangat banyak,'' kata Kangen Kuncoro, pemilik toko Aneka Sari, Selasa (13/3). Bagi dia, tempat parkir adalah prasarana vital yang secara langsung memberikan kontribusi keberhasilan sebuah usaha. Menurutnya, bila pelanggan kesulitan mencari tempat parkir di sebuah toko atau tempat usaha, sudah barang tentu mereka akan meninggalkan toko tersebut. ''Sekarang saja, tempat swalayan atau supermarket dan mal berlomba-lomba membangun tempat parkir. Tujuannya, pelanggan bisa masuk. Kalau parkir kendaraan sulit, pelanggan bisa lari,'' lanjutnya. Santoso, pemilik toko onderdil sepeda motor juga menginginkan lahan parkir di Jl MT Haryono. Pemkot perlu membangun taman parkir yang khusus untuk kendaraan roda empat. Sepengetahuan dia, para pemilik tempat usaha di sepanjang jalan tersebut rata-rata memiliki kendaraan roda empat lebih dari dua unit. ''Itulah yang memadatkan jalan ini. Kalau sesuai rencana Pemkot akan dipoolkan di bagian timur dengan pola sejajar satu lapis, panjangnya bisa sampai ke Jl Agus Salim,'' jelas dia. Baik Kuncoro maupun Santoso, tidak menolak rencana jalur lambat. Bagi mereka, perlu sekali adanya penertiban lalu lintas, namun tempat parkir yang representatif perlu juga dipecahkan. Sementara itu, kalangan PKL mengaku kebingungan dengan rencana itu. Sebab, adanya jalur lambat tersebut maka lahan mereka untuk mengais rezeki dipastikan hilang. ''Kalau depan ada jalur lambat, saya jualan di mana ? Untuk sewa lahan baru saja, di jalan sini mahalnya bukan main. Per meter bisa sampai Rp 2 juta,'' kata Yoyok penjual lumpia. Kepala DPU Kota, Achmad Kadarisman ST MM, kemarin mengatakan, pengaspalan jalur lambat di Jl MT Haryono belum bisa segera dilakukan. Saat ini, pihaknya mengerahkan alat berat ke wilayah itu. Namun pekerjaan tersebut baru dalam tahap meratakan jalan. ''Pengaspalan baru bisa dilaksanakan setelah lelang,'' kata dia. (dky,G6-56) |