| Rabu, 14 Maret 2007 | SEMARANG |
Setelah Tergenang BanjirRuas Jalan Kaligawe Banyak BerlubangSEMARANG- Kondisi ruas jalan di Kaligawe pascabanjir, tepatnya di sekitar Kampung Tenggang kini banyak berlubang. Warga meminta agar Pemkot memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Dari pantuan Suara Merdeka di lokasi, Selasa (13/3), lubang -lubang jalan tersebut memiliki diameter dan kedalaman bervariasi. Terutama terjadi di ruas jalan dua arah. Akibatnya, sangat mengganggu arus lalin kendaraan hingga kemacetan. Kondisi terparah terdapat di jalan yang dilalui arus lalin dari arah timur. Jalan sepanjang 50 meter hingga 75 meter terdapat lubang-lubang sangat dalam. Hal itu menyebabkan sebuah truk Fuso yang melintasi jalan tersebut, terperosok hingga as roda patah, Senin (12/3). Kondisi itu membuat arus lalin menjadi tersendat. Truk nahas itu, baru bisa dievakuasi oleh polantas Polres Semarang Timur ke tepi jalan pada Selasa (13/3). Arus lalin dari arah timur pun kembali lancar meski agak tersendat. Sejumlah pengendara mobil dan sepeda motor juga berhati-hati. Mereka sebisa mungkin menghindari lubang jalan itu. Oleh warga sekitar, sebuah potongan median jalan sengaja diletakkan di tengah lubang paling dalam dan besar. Tujuannya, agar pemakai jalan bisa melihat kerusakan jalan tersebut. ''Kasihan kalau ada kendaraan terperosok. Sebab, Senin (12/3) sudah ada truk yang menjadi korban hingga as-nya patah,'' kata Sandimin (50) warga sekitar. Kapolres Semarang Timur, AKBP Drs Darto Juhartono didampingi Kasatlantas AKP Murjenah SH mengemukakan, kondisi jalan itu sudah waktunya diperbaiki. Genangan banjir dan gerusan roda kendaraan berat, menyebabkan aspal mengelupas dan pasir terlepas. ''Agar tidak tersendat, kami mengimbau para pengendara lebih berhati-hati. Mereka bisa melintasi jalan alternatif menuju ke Arteri Yos Sudarso atau Tol Muktiharjo. Sekarang truk-truk besar sudah bisa melintasi akses jalan ke Arteri Utara,'' katanya melalui Kaur Bin Ops Iptu Jumeiyanto. (G5-56) |