logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 14 Maret 2007 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Veteran AS Sakit Jiwa

NEW YORK - Gangguan kesehatan mental banyak dialami para personel militer Amerika Serikat yang baru saja pulang dari tugas di medan tempur Irak dan Afghanistan.

Menurut pemeriksaan Pusat Medis Administrasi Veteran, penderita gangguan mental di kalangan veteran mencapai 25 persen dari total 103.788 veteran. Lebih dari separo pasien tersebut mengalami gangguan jiwa parah.

Menurut Dr Karen H Seal dari lembaga kesehatan itu, para prajurit muda paling banyak terkena gangguan jiwa dan khususnnya mereka yang paling sering terjun di medan tempur garis depan.

Pusat Medis itu melaporkan hal itu berdasarkan catatan medis para veteran ytang dikerahkan di Irak dan Afghanistan. Mereka membandingkan kondisi kesehatan mental para prajurit antara September 2001 dan September 2005.

Selain gangguan kesehatan jiwa, sekitar 31 persen personel mengalami gangguan psikososial.

Gangguan yang paling banyak dialami adalah stres, kecemasan berlebihan, depresi, gangguan konsentrasi dan pikiran, serta problem psikososial atau perilaku menyimpang lainnya.

Tidak ada perbedaan mencolok antara prajurit pria dan perempuan, atau perbedaan kelompok etnis dan ras. Gangguan jiwa dialami baik oleh prajurit dinas aktif maupun prajurit cadangan.

''Kelompok prajurit aktif usia muda, antara 18-24 tahun, paling banyak terkena gangguan jiwa dan stres,'' kata Seal. Karena itu, tim medis menyarankan perlu peningkatan di bidang perawatan, deteksi dan pencegahan terhadap para veteran muda.(rtr-gn-25)

Divonis 18 Bulan Penjara

PHNOM PENH - Pengadilan Kamboja, kemarin, menghukum Pangeran Norodom Ranariddh 18 bulan penjara in absentia, karena menjual bekas markas partainya.

''Bukti cukup kuat untuk menghukum (pangeran) karena melanggar kepercayaan yang diberikan kepadanya,''kata hakim ketua Sao Meach setelah sidang itu.

Pangeran itu, yang kini di Malaysia, juga diperintahkan membayar 150.000 dolar AS kepada partai politik Funcinpec, tempat dia dipecat sebagai ketua Oktober tahun lalu.

Sao Meach mengatakan Ranariddh telah melanggar kepercayaan setelah berusaha membeli tanah - diduga untuk satu kompleks baru Funcinpec - atas namanya setelah penjualan markas besar lama partai itu seharga 3,6 juta dolar AS.

Perintah penangkapan dikeluarkan untuk pengeran itu bulan lalu setelah dia dua kali tidak tampil di pengadilan.(ant-26)

Sudan Bantah Tuduhan Jody

JENEWA - Pemerintah Sudan membantah keras tuduhan yang dilontarkan Jody Williams, utusan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB untuk memantau perkembangan HAM di negara itu.

''Tuduhan itu sama sekali tidak berdasar dan penuh dengan prasangka. Sebab pembuat laporan itu tidak pernah berkunjung ke Sudan. Dia (Jody) membuat laporan itu di Ethiopia dan Chad, bagaimana mungkin bisa muncul tuduhan itu,'' kata Duta Besar (Dubes) Sudan untuk PBB di Jenewa, Ibrahim Mirgani, kemarin.

Dubes Mirgani mengatakan, negaranya dan OKI (Organisasi Konferensi Islam), Liga Arab, dan sebagian negara Afrika menolak keras tuduhan tidak berdasar tersebut.

Sebelumnya, Jody Williams dalam laporannya yang disiarkan di Jenewa, Senin (12/3), menuduh Pemerintah Sudan melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Darfur, wilayah konflik di bagian barat Sudan.

Oleh karena itu, wanita warga AS peraih hadiah Nobel perdamaian itu, mendesak dunia internasional untuk membendung kejahatan kemanusiaan di Sudan.(ant-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA