| Rabu, 14 Maret 2007 | BANYUMAS |
Di Banjarnegara, Korban Dapat SembakoBANJARNEGARA-Masyarakat yang menjadi korban empasan angin kencang sepekan kemarin mendapat bantuan berupa paket sembako. Paling sedikit 54 warga di Desa Beji, Kecamatan Pejawaran, menerima bantuan 10 kg beras per keluarga dan paket berisi gula, sarden, susu, biskuit, dan peralatan mandi. Di desa itu empat rumah roboh dan lainnya rusak ringan dan berat. Bantuan diserahkan Senin (12/3). Bantuan untuk daerah lain akan menyusul. Kabag Kesra Setda Banjarnegara Kukuh Haryadi mengatakan, untuk bantuan dana belum bisa cair, karena harus menunggu pengajuan ke Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD). Setelah diterbitkan SPM dari DPKD, pihaknya baru bisa mencairkan dana di Bank Jateng. Diperkirakan akhir bulan ini baru bisa direalisasikan. ''Dasar pengajuan dana bantuan adalah laporan tertulis dari tiap kecamatan yang kita cek ulang. Sayangnya belum semua laporan masuk sehingga total kerugian belum diketahui,'' paparnya. Dana bantuan, lanjutnya, diambilkan dari dana bencana alam yang pada tahun ini dianggarkan Rp 1 miliar. Anggaran itu memang khusus untuk menangani akibat bencana alam, termasuk juga permintaan bantuan untuk warga yang rumahnya terbakar. Selain dari Bagian Kesra, bantuan untuk korban angin kencang juga datang dari PMI Cabang Banjarnegara. Kemarin empat personel PMI mengirimkan bantuan ke Desa Beji, Kecamatan Pejawaran, berupa paket sembako, yang di antaranya berisi beras, kecap, mi, dan minyak. Sebelumnya, sudah dikirimkan bantuan untuk warga di wilayah barat yang menjadi korban empasan angin kencang. ''Jika masih ada korban yang belum terdeteksi atau belum dapat bantuan, kami siap untuk mengirimkannya segera. Sayangnya informasi untuk jumlah kerugian dan korban tak masuk dengan cepat sehingga menyulitkan distribusi bantuan,'' kata Kepala Markas PMI Cabang Banjarnegara, Edi Purwanto.(H25-66) |