SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Kamis, 08 Maret 2007

Musibah kecelakaan transportasi seperti tiada habisnya. Datang secara beruntun baik di darat, laut maupun udara. Sekarang giliran pesawat Boeing 737-400 milik Garuda yang kemarin pagi terbakar di Bandara Adi Sucipto Yogya. Pesawat dengan nomor penerbangan GA 200 terbang dari Jakarta itu terbakar setelah mendarat sehingga menewaskan puluhan orang. Diperkirakan pesawat mengalami overshoot ketika mendarat namun beberapa saksi mata menyebutkan percikan api dan asap sudah nampak sebelumnya.

Diplomasi ofensif sedang terjadi antara China dan Taiwan. Diawali dengan pidato Presiden Taiwan Chen Shui-bian pekan lalu yang secara keras menyuarakan keinginan untuk berdaulat dan merdeka - sikap yang untuk kesekian kalinya dilontarkan -, kurva ketegangan pun meninggi dengan bocornya kabar uji coba rudal jelajah Hsiung Feng 2E yang konon bisa menjangkau Shanghai dan Hong Kong, dua pusat bisnis China. Pada saat bersamaan, Kongres Nasional tahunan di Beijing mengisyaratkan ambisi China untuk merangkul Taiwan, mau tidak mau,

PRESIDEN Iran, Mahmoud Ahmadinejad, dan Raja Arab Saudi, Abdullah, Sabtu (3/3/07) lalu bertemu di Riyadh untuk membuat satu kesepakatan tentang kerja sama melawan pertikaian sektarian Suni dan Syiah di kawasan Timur Tengah. Ahmadinejad dalam pertemuan itu melihat bahwa saat ini ada "musuh" Islam yang akan memecah belah dunia Islam.

SEKADAR me-review, kecelakaan demi kecelakaan alat transportasi nasional yang berpuncak pada 2006-2007, dan menjadi semacam titik kulminasi atas diberlakukannya kebijakan tarif murah penerbangan sejak 2002, sudah penulis prediksi jauh hari sebelumnya.

LEMBAGA Ombudsman Swasta (LOS) DI Yogyakarta menerima laporan tujuh kasus penipuan investasi yang menelan korban cukup banyak. Ada tujuh perusahaan investasi palsu yang dilaporkan, yaitu PT Futurista International Paradana, CV Mitra Wira Usaha Mandiri, CV Java Lintas Niaga, CV Wahyu Sejahtera Mandiri, Koperasi Dharma Sejahtera Niaga, CV Medical, dan satu perusahaan lagi belum diketahui identitasnya.

NILAI Ujian Nasional (UN) masih dirasakan oleh sebagian masyarakat pendidikan sebagai satu-satunya penentu kelulusan di SLTP dan SLTA. Anggapan ini memicu timbulnya kecurangan dalam dalam pelaksanaannya. Antara lain penyebaran kunci jawaban melalui handphone (HP), pengaturan tempat duduk peserta UN sedemikian rupa sehingga letak anak pandai tersebar di setiap ruang,

SUDAH satu tahun pilkada di Kabupaten Grobogan berselang. Banyak keinginan masyarakat yang dititipkan kepada bupati dan wakil bupati baru. Masyarakat tetap antusias menunggu perkembangan dan perubahan yang mungkin dilakukan. Bagi rakyat kecil,

ANDA pernah menengok Museum Kretek Kudus yang terletak di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus? Di tempat bersejarah itu secara menarik disajikan diaroma cikal bakal industri rokok kretek; mulai seabad silam, zaman Nitisemito, sampai era digital sekarang ini.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA