| Kamis, 08 Maret 2007 | SALA |
Pedagang Minta Dilibatkan dalam Perluasan TerminalSOLO-Pegadang yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Kios Terminal (HPKT) Tirtonadi mendatangi DPRD Surakarta, kemarin. Mereka minta dilibatkan dalam rencana perluasan terminal. ''Kami setuju pada perluasan terminal. Saat ini kondisinya kumuh dan tak memadai. Namun kami ingin dilibatkan,'' kata teguh Anggono, Ketua HPKT Tirtonadi, kemarin. Walau mendukung perluasan terminal, pihaknya tak ingin ada penambahan kios karena akan mengurangi pendapatan. Mereka menginginkan penataan terminal dan pedagang yang telah lama mengadu nasib di situ. Bagus Triharjo, Wakil Sekretaris HPKT menambahkan perluasan terminal diharapkan berdampak pada penataan pedagang. ''Saat ini banyak pedagang oprokan yang menggelar dagangan di lorong emplasemen, tepat di depan kios-kios,'' tuturnya. Kekumuhan terminal, lanjut dia, juga disebabkan banyak pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan gerobak masuk terminal. ''Akibatnya jalan menjadi sempit sehingga mengganggu calon penumpang yang lewat. Itu juga merugikan pedagang kios karena yang dijual sering sama. Di depan kios saya bahkan ada yang jualan nasi,'' ujar pemilik rumah makan itu. Kios Baru Anggota Komisi III DPRD Supriyanto mengatakan rencana perluasan terminal memang wajib melibatkan pedagang. Tapi permintaan agar tak ada penambahan kios baru tidak mungkin dipenuhi. ''Pasti ada kios baru. Untuk peningkatan terminal menjadi tipe A dibutuhkan fasilitas baru termasuk perluasan parkir dan area penurunan penumpang,'' ungkapnya. Sebelum ke DPRD para pedagang ke Balai Kota untuk bertemu Wali Kota Joko Widodo. Mereka ditemui Wakil Wali Kota FX Hadi Rudyatmo.(F5-27) |