logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 08 Maret 2007 NASIONAL
Line

Aneka Warta

Mayat Wanita Mengapung

BREBES- Mayat wanita tanpa identitas ditemukan warga mengapung di bawah jembatan Kali Soga Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes, Rabu (7/3) sekitar pukul 15.00. Penemuan mayat yang telah rusak tersebut membuat gempar warga. Mereka berbondong-bondong mendatangi tempat kejadian.

Menurut Sekretaris Desa Slatri, Mujahid, penemuan mayat berawal dari kecurigaan warga terhadap bau busuk yang berasal dari bawah jembatan. Setelah dicek, sesosok mayat ditemukan telungkup mengapung di sungai. "Kami sangat sulit mengenalinya, karena kondisinya sudah rusak. Yang jelas, mayat itu memiliki rambut sebahu," katanya.

Kapolres Brebes AKBP Drs Agus Sukamso MSi melalui Kasat Reskrim AKP Marsudi Raharjo mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, mayat itu diperkirakan berumur 40 tahun. Diduga mayat meninggal sejak seminggu lalu. "Sekarang dibawa ke RSUD Brebes untuk divisum," ujarnya.

Dia menyatakan, polisi belum bisa memastikan penyebab kematian wanita itu. Polisi bersama tim medis RSUD masih menyelidiki. (bs-60)

Ditolak, Swasta Impor Beras

JAKARTA- Rencana pemerintah memberi kesempatan kepada swasta mengimpor 200 ribu ton beras dari Thailand, mendapat tanggapan kritis dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Tani. Mereka menilai rencana tersebut akan menimbulkan kasus penyelundupan beras, sekaligus merusak harga beras di tingkat petani.

Pernyataan tersebut disampaikan secara bersama oleh tiga ormas tani terdiri dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) dan Dewan Tani, kemarin. Mereka, menolak surat Menko Kesra Aburizal Bakrie yang meminta Perum Bulog, segera melakukan impor beras dari berbagai negara melalui penunjukan langsung sebanyak 200 ribu ton.(tri-48)

Telepon Bebas Pulsa

SEMARANG - Sebagai ungkapan simpati kepada korban musibah kecelakaan pesawat Garuda di Yogyakarta, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menggelar nomor-nomor bebas pulsa yang ditempatkan di kantor Angkasapura, Garuda Indonesia, dan ruang tunggu Bandar Udara Adi Sucipto.

Nomor-nomor bebas pulsa itu, kata Manajer Komunikasi Telkom Divre IV Jateng dan DIY Sudjatmiko, yakni di Angkasapura dengan telepon 0274-7461800 dan 0274-7461401 untuk hubungan ke luar (outgoing) dan menerima panggilan (incoming). Selanjutnya di Garuda Indonesia, telepon 0274-7461802 untuk outgoing dan incoming, serta di ruang tunggu (0274-7461803) untuk outgoing.

Dia menjelaskan, pada semua hubungan ke luar, diberlakukan layanan bebas pulsa. Adapun untuk incoming, yang ingin mengetahui kondisi korban kecelakaan dapat berhubungan dengan posko Angkasapura dan Garuda.

"Kami bersama seluruh jajaran Telkom menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa korban," ujar Djatmiko, seraya menegaskan, pihaknya akan berusaha memberikan bantuan komunikasi yang dibutuhkan. (G7-62)

Aktivis Papernas Demo

SEMARANG- Tiga puluh aktivis Komite Persiapan Partai Persatuan Pembebasan Nasional (KP-Papernas) Jateng, kemarin berunjuk rasa di bundaran air mancur Jl Pahlawan. Mereka menuntut kepada pemerintah dan masyarakat agar menghormati kebebasan berserikat.

Menurut Ketua KP Papernas Jateng, Bagas Ardhiansyah, di sejumlah daerah telah terjadi tekanan terhadap konsolidasi partai yang berharap menjadi peserta pemilu 2009. Dia mengatakan, pada 4 Maret lalu di Batu Malang, Jatim, sekelompok massa yang menamakan diri Front Anti-Komunis Indonesia (FAKI) menyerang konferensi daerah I Papernas Jatim.

"Tindakan semacam itu tidak beradab, antidemokrasi. Fitnah tidak mendasar yang dilakukan FAKI tersebut adalah yang keduakalinya setelah penyerangan atas kongres pendirian partai di Kaliurang Yogyakarta Januari lalu," kata Bagas.

Padahal seluruh prosedur hukum telah dilalui oleh panitia untuk penyelenggaraan Konferda, sehingga seharusnya mereka mendapatkan perlindungan dari aparat penegak hukum.(H7-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA