| Kamis, 08 Maret 2007 | EKONOMI |
Mega Bazar ComputerTeknologi Tambah Canggih, Harga Kian MurahSEMARANG-Kian canggihnya teknologi, diiringi harga yang terus menurun menjadi pendorong pasar komputer untuk terus tumbuh. Terlebih periode awal tahun, yang banyak korporasi membelanjakan kebutuhannya. Sejumlah faktor itu dibidik pameran Mega Bazar Computer yang digelar di Atrium Java Supermal hingga Minggu (11/3) mendatang. Lukas Lakmana, Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia, mengatakan pasar komputer masih terbilang rendah, mengingat angka penjualannya di Jateng masih berkisar 125.000 unit tiap tahun. Karenanya, diperlukan strategi pemasaran jitu untuk menggenjot pasar komputer. Sesuai Kebutuhan Selain korporasi, segmen pasar komputer terbesar, yakni kalangan pelajar dan mahasiswa. Untuk dapat menjaring pasar lebih luas, maka dikembangkan berbagai tipe produk dan harga sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial konsumen. ''Saat ini harga produk cenderung terus menurun. Bahkan, teknologinya pun tambah cangih,'' katanya Rabu (7/3). Ia menyebutkan, notebook seharga Rp 4 juta-Rp 5 juta kini banyak menyerbu pasaran dengan berbagai merek. Fiturnya pun terbilang lengkap dengan memori RAM yang besar. Harga serendah itu tentunya bersaing dengan personal computer (PC), yang ukurannya tidak praktis bila dibanding note book. Selain itu, penyimpan data atau flash disc yang booming di pasaran, juga menunjukkan penguatan kapasitas. Saat ini, banyak stan menawarkan peranti itu dengan kapasitas simpan hingga 8 gigabyte. Kedua jenis produk itu dipastikan sebagai best buy selama pameran, bersama produk MP3 player, MP4 player, kamera digital dan printer warna. Lukas menargetkan transaksi sebesar Rp 7 miliar. Mega Bazar Computer ini diadakan serentak di 7 kota. Selain Semarang, pameran serupa digelar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Banjarmasin, dan Makassar. Untuk terus mendongkrak pasar komputer di Jateng, Apkomindo kini gencar membidik pasar di daerah. Caranya, menggandeng pengusaha komputer di 14 kota dan kabupaten untuk mengembangkan potensi pasar yang belum tergarap. (H22-33) |